728 x 90

Lululemon Terpangkas Prospek, Saham Terjun Bebas 12%

Lululemon Terpangkas Prospek, Saham Terjun Bebas 12%

EinsNews – Lululemon Athletica (LULU.US) mengalami tekanan jual besar-besaran setelah merilis laporan keuangan kuartal pertama tahun fiskal 2026 yang diwarnai proyeksi tahunan lebih rendah. Saham perusahaan anjlok hingga 12%, mencapai level terendah sejak Mei 2018, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap pelemahan permintaan yang terus berlanjut di Amerika Utara serta sinyal memburuknya fundamental bisnis. Meskipun pendapatan kuartal

EinsNews – Lululemon Athletica (LULU.US) mengalami tekanan jual besar-besaran setelah merilis laporan keuangan kuartal pertama tahun fiskal 2026 yang diwarnai proyeksi tahunan lebih rendah. Saham perusahaan anjlok hingga 12%, mencapai level terendah sejak Mei 2018, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap pelemahan permintaan yang terus berlanjut di Amerika Utara serta sinyal memburuknya fundamental bisnis.

Meskipun pendapatan kuartal pertama mencapai US$2,47 miliar—sedikit di atas estimasi US$2,44 miliar—dan laba per saham sebesar US$1,69 sesuai konsensus, indikator profitabilitas justru menunjukkan penurunan tajam. Laba operasional merosot 37% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara laba bersih turun 38%. Margin kotor juga menyusut menjadi 54,2% dari level sebelumnya, menandakan meningkatnya tekanan biaya serta melemahnya kemampuan penetapan harga premium yang selama ini menjadi pilar utama valuasi saham Lululemon.

Kesenjangan kinerja regional kian terlihat. Bisnis internasional tetap menjadi andalan dengan pendapatan di luar Amerika Utara tumbuh 22% dan comparable sales naik 13%. Tiongkok Daratan mencatatkan lonjakan pendapatan 30% serta comparable sales 20%. Sebaliknya, Amerika Utara—yang merupakan pasar inti—mencatat penurunan pendapatan 3% dan comparable sales minus 5%. Pelemahan ini dinilai sebagai sinyal struktural, bukan sekadar siklus, mengingat persaingan ketat dari merek seperti Nike yang juga berada di dekat level terendah 15 tahun.

Kekecewaan utama datang dari panduan manajemen untuk kuartal kedua yang lebih rendah dari ekspektasi pasar, memicu spekulasi apakah tantangan di Amerika Serikat bersifat sementara atau mencerminkan erosi pangsa pasar yang lebih permanen. Investor kini fokus pada strategi perusahaan dalam mengembalikan momentum pertumbuhan di pasar domestik sambil mempertahankan ekspansi internasional, terutama Tiongkok. Pelemahan Lululemon turut menekan sentimen sektor pakaian olahraga secara luas, menambah kekhawatiran bahwa daya beli konsumen premium mulai tertekan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos