PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengumumkan kebijakan percepatan pembagian dividen interim sebanyak tiga kali dalam setahun, dengan termin pertama pada kuartal II 2026 sebesar Rp20 per saham. Langkah ini memberikan kabar positif bagi investor ritel yang mengandalkan arus kas dari pasar modal, karena pencairan keuntungan akan lebih cepat dari biasanya. Saham berkode BBCA diproyeksikan
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengumumkan kebijakan percepatan pembagian dividen interim sebanyak tiga kali dalam setahun, dengan termin pertama pada kuartal II 2026 sebesar Rp20 per saham. Langkah ini memberikan kabar positif bagi investor ritel yang mengandalkan arus kas dari pasar modal, karena pencairan keuntungan akan lebih cepat dari biasanya. Saham berkode BBCA diproyeksikan semakin menarik bagi investor yang mencari pendapatan pasif rutin.
Manajemen BCA menegaskan bahwa percepatan ini didorong oleh kondisi fundamental yang solid, termasuk pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat yang tercermin dari peningkatan tabungan dan penyaluran kredit. Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menyatakan bahwa likuiditas yang melimpah dan permodalan yang kuat memungkinkan perseroan untuk merealisasikan rencana tersebut lebih awal.
“Kami bersyukur dapat mulai merealisasikan rencana pembagian dividen interim pada kuartal II tahun buku 2026 ini. Hal ini menjadi terobosan baru bagi perseroan, dan diharapkan dapat menambah cashflow bagi pemegang saham,” ujar Hendra di Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Dari sisi pasar saham, kebijakan ini berpotensi meningkatkan minat beli terhadap saham BBCA, terutama dari investor institusi dan individu yang mengincar yield dividen. Dengan jadwal pembagian yang lebih sering, BCA menjadi salah satu emiten perbankan dengan kebijakan dividen paling progresif di pasar modal Indonesia. Analis menilai langkah ini tidak hanya menguntungkan pemegang saham, tetapi juga memperkuat reputasi BCA sebagai bank dengan tata kelola yang ramah investor.














Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *