728 x 90

Dividen US$87 Juta dan Perombakan Jajaran Direksi, Medco Energi Siapkan Langkah Strategis

Dividen US$87 Juta dan Perombakan Jajaran Direksi, Medco Energi Siapkan Langkah Strategis

EinsNews, JAKARTA – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) memutuskan pembagian dividen tunai sebesar US$87 juta dari laba bersih tahun buku 2025. Langkah ini menandai komitmen emiten migas keluarga Panigoro untuk memberikan imbal hasil kepada pemegang saham di tengah prospek industri energi yang dinamis. Dividen tersebut terdiri dari dividen

EinsNews, JAKARTA – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) memutuskan pembagian dividen tunai sebesar US$87 juta dari laba bersih tahun buku 2025. Langkah ini menandai komitmen emiten migas keluarga Panigoro untuk memberikan imbal hasil kepada pemegang saham di tengah prospek industri energi yang dinamis.

Dividen tersebut terdiri dari dividen interim US$42 juta yang telah dibayarkan pada 28 November 2025 setara Rp28,4459 per saham, serta dividen final US$45 juta (sekitar US$0,0018 per saham) yang akan didistribusikan pada 3 Juli 2026. Keputusan ini sejalan dengan strategi perseroan menjaga keseimbangan antara return pemegang saham dan kebutuhan investasi.

Di sisi lain, RUPST juga merombak susunan pengurus perseroan. Yani Y. Panigoro ditunjuk sebagai Komisaris Utama, didampingi Yaser Raimi A. Panigoro sebagai Komisaris. Sementara Roberto Lorato, Marsillam Simandjuntak, dan Royke Tumilaar mengisi pos komisaris independen. Jajaran direksi dipimpin Hilmi Panigoro sebagai Direktur Utama, dengan Ronald Gunawan sebagai Direktur & CEO, Amri Siahaan sebagai Direktur & COO, Benny Setiawan sebagai Direktur & CFO, serta Sanjeev Bansal sebagai Direktur & CGO.

Selain dividen dan perubahan manajemen, RUPST menyetujui pengalihan 150 juta lembar saham hasil buyback 2025 untuk program kepemilikan saham pekerja, direksi, dan dewan komisaris. Perseroan juga menyesuaikan Anggaran Dasar dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Langkah ini dinilai sebagai upaya Medco memperkuat tata kelola dan insentif jangka panjang bagi insan perusahaan.

Terakhir, pemegang saham memberikan mandat audit kepada Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja yang terdaftar di OJK untuk memeriksa laporan keuangan konsolidasi tahun buku yang berakhir 31 Desember 2026. Keseluruhan keputusan mencerminkan optimisme Medco dalam menghadapi prospek sektor hulu migas dan diversifikasi bisnis ke depan.

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos