EinsNews, JAKARTA — Elon Musk kembali menjadi sorotan setelah perusahaan antariksa miliknya, SpaceX, dikabarkan akan melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) dalam waktu dekat. Langkah ini berpotensi mendongkrak kekayaan pribadi pendiri Tesla tersebut ke level triliuner, seiring dengan valuasi SpaceX yang diperkirakan mencapai USD 1,77 triliun. Harga saham IPO ditetapkan di angka USD 135 per unit,
EinsNews, JAKARTA — Elon Musk kembali menjadi sorotan setelah perusahaan antariksa miliknya, SpaceX, dikabarkan akan melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) dalam waktu dekat. Langkah ini berpotensi mendongkrak kekayaan pribadi pendiri Tesla tersebut ke level triliuner, seiring dengan valuasi SpaceX yang diperkirakan mencapai USD 1,77 triliun. Harga saham IPO ditetapkan di angka USD 135 per unit, berdasarkan prospektus terbaru yang diajukan perusahaan. Kepemilikan Musk di SpaceX, yang mencapai sekitar 42% saham, dinilai memiliki nilai fantastis sebesar USD 866,5 miliar. Angka tersebut melengkapi portofolio kekayaannya yang sudah mencakup saham Tesla senilai USD 355 miliar dan opsi saham tambahan senilai lebih dari USD 100 miliar.
Pasca-IPO, Musk diperkirakan tetap menguasai lebih dari 82% hak suara, menjamin kendali penuh atas arah perusahaan. Namun, terdapat klausul yang mewajibkan Musk untuk tidak menjual sahamnya selama satu tahun penuh (periode lock-up). Setelah 366 hari, ia memiliki fleksibilitas penuh untuk mengurangi, menjual sebagian, atau mempertahankan seluruh porsinya. SpaceX sendiri menegaskan bahwa kepemilikan substansial ini merupakan insentif ekonomi yang kuat bagi Musk untuk mendorong kesuksesan perusahaan ke depannya.
Data kekayaan terkini menempatkan Musk di puncak daftar orang terkaya dunia dengan total kekayaan sekitar USD 826 miliar, meninggalkan jauh pesaing terdekatnya, salah satu pendiri Google, Larry Page, yang berada di bawah USD 300 miliar. IPO SpaceX ini diyakini akan memperlebar jarak tersebut, bahkan berpotensi menjadikan Musk sebagai triliuner pertama di dunia dalam hitungan dolar. Kenaikan kekayaan bersihnya selama lebih dari satu dekade terakhir tidak terlepas dari kinerja gemilang saham Tesla yang mulai meroket tajam sejak tahun 2013. Meskipun sempat mengalami gejolak dengan penurunan saham Tesla sebesar 65% pada tahun 2022, performa produsen kendaraan listrik ini kembali pulih dan mencetak rekor baru di tahun-tahun berikutnya.
IPO SpaceX ini mengingatkan pada kesuksesan IPO Tesla 16 tahun lalu yang mengubah lanskap industri otomotif. Kini, dengan SpaceX yang siap melantai di bursa, para investor dan analis pasar akan mencermati apakah perusahaan antariksa ini mampu mengulang prestasi serupa dan membawa Musk menuju rekor kekayaan baru. Langkah ini juga mencerminkan kepercayaan pasar terhadap sektor antariksa komersial yang terus berkembang, menjadikan SpaceX sebagai salah satu pemain utama di industri tersebut. Dengan valuasi yang sangat tinggi, IPO ini tidak hanya akan memengaruhi posisi Musk di puncak daftar orang terkaya, tetapi juga memberikan dampak signifikan bagi ekosistem bursa global.














Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *