Tekanan Jual Saham Chip Asia Meluas, Optimisme TSMC Jadi Penyeimbang Pasar

Emiten Internasional Riset Saham

Aksi jual besar-besaran melanda saham-saham sektor semikonduktor di Asia setelah laporan pendapatan Broadcom mengecewakan pasar. Indeks teknologi Nasdaq terkoreksi 0,89%, S&P 500 melemah 0,74%, dan Dow Jones merosot hingga 1,21% dalam sesi terbaru. Kekhawatiran investor tertuju pada potensi perlambatan belanja infrastruktur kecerdasan buatan (AI), yang selama ini menjadi motor pertumbuhan utama industri chip.

Broadcom melaporkan panduan pendapatan chip AI senilai $16 miliar untuk fiskal kuartal kedua, di bawah estimasi analis sekitar $16,36 miliar. Angka ini langsung memicu gelombang aksi jual di bursa Asia. Saham SoftBank ambles lebih dari 10%, LG Electronics anjlok 14%, dan pemasok komponen seperti Ibiden turun 8,4% serta Wistron melemah 8%. Tekanan juga melanda raksasa Korea Selatan: Samsung dan SK Hynix masing-masing terkoreksi 2-4%.

Menariknya, saham raksasa manufaktur chip TSMC (TSM) hanya turun tipis 0,8%, lebih tangguh dibandingkan emiten lain. Ketahanan ini mencerminkan posisi dominan TSMC sebagai produsen utama node chip tercanggih yang sangat dibutuhkan untuk aplikasi AI. Pergerakan saham Nvidia juga ikut tertekan dengan koreksi 3,62%, sementara Intel dan AMD justru mencatat kenaikan masing-masing 4,43% dan 4,02%.

Di tengah pessimisme pasar, CEO TSMC C.C. Wei justru menyuarakan optimisme tinggi terhadap prospek permintaan AI. Ia menegaskan bahwa pasokan chip global akan terus berada di bawah permintaan selama bertahun-tahun ke depan. Kapasitas node canggih saat ini diperkirakan sekitar tiga kali lipat lebih rendah dari permintaan. Wei juga membuka peluang menaikkan harga chip secara terukur untuk menjaga margin keuntungan, meskipun menolak kenaikan mendadak seperti yang dilakukan produsen memori.

Sementara itu, munculnya startup chip Cerebras menambah dinamika persaingan di segmen perangkat keras AI. CEO Cerebras, Andrew Feldman, menyatakan perusahaannya bekerja sama dengan seluruh pemasok komponen kecuali Nvidia. Bagi investor, pernyataan optimistis dari pimpinan TSMC menjadi penyeimbang penting di tengah tekanan pasar, mengingat fundamental permintaan AI jangka panjang masih tetap kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *