Aster Resmi Akuisisi Saham Pemasok Avtur Bandara Changi Singapura

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Perusahaan energi Aster resmi merambah pasar bahan bakar penerbangan setelah mengakuisisi saham Changi Airport Fuel Hydrant Installation di Bandara Changi, Singapura, Minggu (30/8/2026). Langkah ini memperluas investasi unit bisnis milik konglomerat Prajogo Pangestu di sektor penerbangan internasional.

Aksi korporasi tersebut membawa Aster bergabung dengan deretan penyedia avtur global untuk melayani maskapai internasional di salah satu pusat penerbangan tersibuk dunia. Nilai transaksi kesepakatan bisnis ini tidak diungkapkan ke publik dan masih menunggu persetujuan regulator.

Ekspansi ini memperkuat integrasi fasilitas penyulingan dan penyimpanan energi yang telah dimiliki perusahaan di Singapura.

“Akusisi ini merupakan langkah penting dalam ekspansi Aster ke sektor bahan bakar penerbangan,” ujar Deputy CEO Aster Andre Khor.

Ia menambahkan bahwa integrasi tersebut mendukung penyediaan energi berkelanjutan bagi industri penerbangan regional.

“Jika digabungkan dengan kegiatan penyulingan dan penyimpanan yang kami miliki serta kemampuan kami yang terus berkembang dalam memproduksi bahan bakar penerbangan berkelanjutan, investasi ini memperkuat posisi kami untuk mendukung kebutuhan energi penerbangan yang terus berkembang di Singapura dan kawasan sekitarnya, sekaligus melayani salah satu pusat penerbangan terkemuka di dunia,” ujar Andre.

Aster merupakan bagian dari grup usaha yang dikendalikan oleh Chandra Asri Group dan Glencore melalui pembentukan perusahaan patungan CAPGC Pte. Ltd. Entitas tersebut sebelumnya telah mengambil alih aset Shell Energy and Chemicals Park di Singapura melalui akuisisi Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd.

Struktur kepemilikan PT Chandra Asri Pacific Tbk mencatat PT Barito Pacific Tbk memegang 34,63 persen saham. Sementara itu, Prajogo Pangestu menguasai 71,37 persen saham Barito Pacific dengan total kekayaan mencapai US$17,2 miliar berdasarkan data Forbes.

*Tanggal Source Berita: Minggu, 30 Agustus 2026 10:00:34 WIB*