PT Oxala Energy International Tbk., atau lebih dikenal sebagai Oxala Energy (PIPA), telah mengungkapkan rencana untuk membeli stake dari perusahaan pengolahan gas bumi. Rencana ini masih dalam tahap negosiasi dan sedang di finalisasi. Menurut Corporate Secretary PIPA Haerul Maelani, perseroan menargetkan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat atas Saham atau Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) pada Agustus 2026.
Haerul menyampaikan bahwa perusahaan target tersebut telah beroperasi sekitar 14 tahun. Sebelum masuk ke bisnis pengolahan minyak dan gas bumi, mereka menjalankan usaha perdagangan alat teknik, konstruksi, dan jasa konsultan teknik dengan omzet sekitar Rp40 miliar per tahun.
Sejak 2025, perusahaan tersebut telah melakukan ekspansi ke bidang pengolahan minyak dan gas bumi dan memperoleh kontrak strategis dengan nilai lebih dari USD100 juta. Dari aset, mereka memiliki total sekitar Rp476 miliar pada akhir 2025, yang diproyeksikan akan meningkat menjadi sekitar Rp920 miliar pada akhir tahun 2026.
Jika transaksi akuisisi terealisasi, bisnis pengolahan gas bumi perusahaan target diharapkan menjadi sumber pertumbuhan baru bagi perseroan, memperkuat transformasi ke sektor energi. Perseroan juga menilai potensi konsolidasi laporan keuangan perusahaan target dapat meningkatkan laba bersih secara signifikan.
Namun, informasi ini masih berada dalam tahap negosiasi dan belum dapat dikonfirmasi secara resmi.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** PIPA
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Rabu, 26 Agustus 2026 13:34:00 WIB*