Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
PT Swayasa Prakasa Tbk, perusahaan milik Universitas Gadjah Mada (UGM), berencana melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan target dana sebesar Rp 45,22 miliar, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Perusahaan ini akan menawarkan maksimal 323 juta saham baru kepada masyarakat, dengan nilai nominal Rp 20 per saham dan harga penawaran antara Rp 130 hingga Rp 140 per saham. Jumlah saham yang ditawarkan setara dengan 30,30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Manajemen Swayasa Prakasa menyatakan, “Jumlah seluruh nilai penawaran umum sebanyak-banyaknya adalah Rp 45.220.000.000.” Penjamin pelaksana emisi efek dalam aksi korporasi ini adalah PT Sukadana Prima Sekuritas.
Rencana alokasi dana IPO mencakup penggunaan sekitar Rp 15,8 miliar untuk modal kerja guna meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk. Selanjutnya Rp 12,2 miliar akan digunakan untuk belanja modal, dan Rp 12 miliar dialokasikan untuk pembayaran utang kepada PT Gama Multi Usaha Mandiri (GMUM) dan Yayasan Universitas Gadjah Mada (YUGM).
Swayasa Prakasa didirikan pada 12 Januari 2012 dan mulai beroperasi secara komersial pada 2014. Perusahaan ini berfokus pada manufaktur produk kesehatan berbasis riset dan menjadi motor komersialisasi hasil riset UGM untuk mendukung hilirisasi dan inovasi produk industri kompetitif.
Struktur kepemilikan saham menunjukkan PT Gama Multi Usaha Mandiri sebagai pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 97,16% atau 721.898.050 saham. UGM memiliki 2,693% saham atau 20.009.190 lembar, diikuti oleh PT Radio Swara Gadjah Mada dan Bondan Ardiningtyas dengan kepemilikan saham lebih kecil.
*Tanggal Source Berita: Senin, 24 Agustus 2026 16:31:24 WIB*