Seiring dengan pembentukan PT Liga Utama Indonesia (PT LUI) sebagai entitas baru untuk menangani kompetisi Championship dan EPA Championship, PT Liga Indonesia Baru (LIB/I.League) tetap bertahan dalam struktur bisnis sepak bola nasional. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) serta RUPS Luar Biasa (LB) yang diselenggarakan pada Senin 24 Agustus 2026 di Jakarta, terjadi perubahan kepemilikan saham dan jajaran pengurus PT LUI.
PT LUI merupakan entitas baru yang didirikan untuk mengelola kompetisi Championship dan EPA Championship. Perusahaan ini dibentuk atas permintaan dari PSSI (Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia), sebagai bagian dari proses pemisahan antara dua strata kompetisi sepak bola nasional: Liga Utama dan Liga II. Dalam RUPS dan RUPS LB, disetujui penambahan saham PT LUI yang dikuasai oleh 50 persen oleh PT LIB, ditambah dengan saham yang dibagi rata kepada 20 klub peserta Championship.
Advisor I.League Budiman Dalimunthe menjelaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk mewakili kepentingan klub secara lebih independen. Meskipun ada penambahan komisaris independen, struktur direksi tetap tidak mengalami perubahan. Direktur Utama PT LUI dan direktur lainnya masih sama, yaitu Ferry Paulus sebagai Direktur Utama serta Asep Saputra yang menjadi Direktur.
Pemisahan ini merupakan wujud dari proses pemekaran antara dua strata kompetisi sepak bola nasional yang telah diperjuangkan sejak Sarasehan PSSI di Surabaya pada Maret 2023. PT LUI sendiri sudah beroperasi sejak tahun lalu, dengan tujuan utama untuk mewujudkan badan hukum baru untuk Liga II, yang kini disandang sebagai Championship.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Senin, 24 Agustus 2026 21:58:00 WIB*