Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
SINAR HARAPAN- Emiten Grup Barito milik taipan Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) atau Chandra Asri Group, resmi menandatangani Conditional Sales and Purchase Agreement (CSPA) untuk mengakuisisi bisnis otomotif Cycle & Carriage di Singapura dan Malaysia.
Mengutip siaran pers perusahaan, Jumat (21/8/2026), aksi korporasi ini menjadi bagian dari ekspansi regional perseroan sekaligus langkah strategis untuk memperluas bisnis ke sektor mobilitas.
Langkah tersebut sejalan dengan strategi jangka panjang Chandra Asri Group untuk membangun platform terintegrasi di sektor energi, infrastruktur, dan mobilitas di Asia Tenggara.
Cycle & Carriage sendiri telah beroperasi di kawasan sejak 1899 dan mewakili sejumlah merek otomotif global di Singapura dan Malaysia.
Baca Juga: Momentum Pasar Saham Domestik Membaik, Mirae Asset: RAPBN 2027 dan Efisiensi MBG Bawa Reli IHSG Lebih Sehat!
Melalui akuisisi ini, Chandra Asri akan memperluas keterlibatannya di sepanjang rantai nilai mobilitas sekaligus melengkapi bisnis energi dan ritel yang telah dimiliki perseroan di Singapura.
Ekspansi tersebut melanjutkan langkah Chandra Asri di Negeri Singa, termasuk melalui akuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar ritel bermerek Esso.
Dengan transaksi ini, perseroan juga memperkuat pijakannya di sektor mobilitas pada salah satu pasar utama Asia Tenggara, sejalan dengan ambisi membangun bisnis terintegrasi di kawasan.
Baca Juga: Harga Saham PRDA Melejit! Aksi Korporasi Terbaru Mulai Dieksekusi Hari Ini
Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, mengatakan rencana akuisisi Cycle & Carriage merupakan bagian dari transformasi perseroan menjadi penyedia solusi energi dan kimia, infrastruktur, serta mobilitas di kawasan.
“Rencana akuisisi Cycle & Carriage akan menjadi tonggak penting lainnya dalam transformasi Chandra Asri Group menjadi penyedia solusi energi & kimia, infrastruktur, dan mobilitas terkemuka di kawasan. Cycle & Carriage memiliki sejarah yang kuat, merek-merek terpercaya, serta tim yang berpengalaman,” kata Erwin dalam keterangan resmi.
Baca Juga: Aturan Batas Minimum Harga Saham Hingga ARA dan ARB Bakal Dirombak, Apa Kabar Nasib Saham Gocap?
*Tanggal Source Berita: Jumat, 21 Agustus 2026 13:11:29 WIB*