Pada pembukaan perdagangan Jumat (21 Agustus 2026), saham PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) sempat menguat. Namun, tekanan jual masih terlihat kuat dengan jumlah antrean jual yang jauh lebih besar dibandingkan antrean beli. Data perdagangan RTI Business menunjukkan saham RANS mencatat naik sekitar 3 persen ke level Rp206 per saham berdasarkan data perdagangan RTI Business. Angka ini membaik dari perdagangan Kamis (20/8) yang sempat menyentuh level Rp 200 per saham.
Hingga penutupan sesi I siang Rabu (19 Agustus), harga saham RANS stagnan di level Rp202/saham, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI). Harga saham ini turun dua poin dari pembukaan pagi hari Rabu sebelum menyentuh level terendah sepanjang hari ini di Rp199/saham.
Pada perdagangan Jumat, antrean jual RANS mencapai lebih dari 1,05 juta lot saham dengan frekuensi 3.100 kali. Antrean jual terbesar dipostisi pada level Rp 218 per saham sebanyak 184.188 lot dan pada harga Rp 220 per saham sebanyak 120.141 lot.
Sementara itu, antrean beli saham RANS tercatat jauh lebih rendah yaitu sebanyak 384.785 lot saham dengan frekuensi 1.481 kali. Antrean beli tertinggi dipostisi pada tingkat harga Rp 200 per saham dengan frekuensi sebanyak 314 kali.
Data tersebut menunjukkan bahwa RANS masih mengalami tekanan dari pasar, terutama karena antrean jual yang semakin meningkat. Namun, penurunan harga tidak sepenuhnya disebabkan oleh permasalahan internal, melainkan juga oleh berbagai faktor eksternal. Pasar ini menunjukkan kecenderungan untuk melemah di bawah harga penawaran perdana (IPO) yang pertama kali ditetapkan sebesar Rp 135 hingga Rp 170 per saham, dan sempat menyentuh auto rejection atas (ARA) pada tingkat harga Rp 228 per saham saat kiprah perdananya. Dengan demikian, RANS terus mengalami tekanan dari pasar yang menunjukkan kecenderungan untuk melemah di bawah harga IPO pertama, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk antrean jual dan penurunan permintaan.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** RANS
*Tanggal Source Berita: Jumat, 21 Agustus 2026 12:15:22 WIB*