IHSG Bertahan di Zona Hijau Meski Asing Net Sell

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan dalam zona hijau selama sepekan, meskipun investor asing mencatatkan net sell. Dikutip dari Kontan.co.id, penutupan IHSG pada hari Jumat, 20 Agustus, naik 1,68% menjadi 6.473 poin. Ini setelah penurunan sebelumnya akibat aktivitas asing yang net sell terhadap sejumlah saham.

Dalam konteks ini, beberapa perusahaan mencuri perhatian dengan volume aksi mereka. Salah satu emiten yang banyak diborong asing adalah PT Waskita Karya Tbk (WSKT), yang merupakan bagian dari BUMN karya. Emisi ini telah disusun untuk melakukan IPO pada awal semester II 2026. Selain itu, emiten PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) juga terancam delisting karena pembayaran pokok kewajiban yang tertunda.

Aktor baru dalam pertanyaan ini adalah Enam Emiten BUMN Karya, yang disebut akan melakukan merger di akhir tahun 2026. Ini merupakan langkah untuk menyelamatkan perusahaan konstruksi pelat merah yang sedang menghadapi tekanan keuangan. Dalam konteks ini, Corporate Secretary WIKA, Ngatemin alias Emin, mengatakan bahwa perseroannya telah berkomunikasi intensif dengan Self-Regulatory Organization (SRO), selaku regulator pasar modal.

Meskipun ada penyebaran risiko dari delisting dan IPO, beberapa investor tetap optimis. Salah satu contohnya adalah Hendra, seorang investor yang membeli saham WIKA pada tahun 2014. Walaupun telah mengalami kerugian signifikan, dia masih optimis bahwa situasi ini akan berubah di masa mendatang dan menunggu perubahan dalam restrukturisasi.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** WSKT, WIKA

*Tanggal Source Berita: Kamis, 20 Agustus 2026 18:47:31 WIB*