JAKARTA, Kompas.com – Sejumlah saham yang dikaitkan dengan jaringan bisnis Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam meluap laun dalam beberapa waktu terakhir. Rumor akuisisi porsi saham mayoritas di PT Bayan Resources Tbk (BYAN) oleh pengusaha asal Kalimantan Selatan tersebut telah memicu lonjakan harga saham BYAN serta sejumlah emiten terafiliasi, seperti PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN). Aktivitas transaksi di bursa tetap tinggi dengan nilai perdagangan saham JARR mencapai Rp80,86 miliar dan FAST sebesar Rp102,37 miliar.
Manajemen PT Bayan Resources Tbk menepis spekulasi pasar tentang rumor akuisisi tersebut. Manajer PT Pradiksi Gunatama Tbk juga menyatakan bahwa perusahaan mereka tidak memiliki rencana untuk mencaplok saham BYAN dan belum ada agenda pembelian saham yang akan dilakukan dalam waktu dekat.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BYAN, JARR, FAST, PGUN
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Kamis, 20 Agustus 2026 21:42:24 WIB*