Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi rebound dari kondisi pasar saham AS yang lebih baik. Pasar saham AS mencatat peningkatan pada perdagangan Rabu, 19 Agustus, disebabkan oleh penurunan yield obligasi pemerintah Amerika Serikat dan lonjakan tajam saham Moderna. Penutupan indeks Dow Jones Industrial Average naik sebesar 0,22%, S&P 500 menguat 0,21%, dan Nasdaq Composite bertambah 0,16%. Saham Moderna mencatatkan rekor kenaikan sebesar 177% setelah mereka mengumumkan terapi mRNA yang dipersonalisasi (dikembangkan bersama Merck) mampu mengurangi risiko kekambuhan dan penyebaran melanoma dalam uji klinis tahap akhir. Saham perusahaan sejenis di sektor kesehatan, seperti Novavax dan BioNTech, juga mencatatkan lonjakan harga. Kondisi ini berpotensi mempengaruhi IHSG pada perdagangan hari berikutnya. Di sisi lain, Bursa Asia melemah pada Rabu 19 Agustus, dengan indeks Nikkei 225 Jepang turun sebesar 3,16% dan Topix melemah sebesar 3,09%. Sedangkan, Hang Seng Hong Kong naik 0,09%, sedangkan indeks saham di Korea Selatan KOSPI turun 5,8%. Di sisi lain, suku bunga acuan BI dipertahankan pada level 5,75% dan biaya pinjaman dana juga dipertahankan. Dalam skenario ini, IHSG kemungkinan akan rebound dari penurunan yang terjadi sebelumnya.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Kamis, 20 Agustus 2026 06:54:00 WIB*