BEI Buka Suara soal IPO Persija dan Persib, Ini Penjelasannya

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan penjelasan mengenai rencana penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) dua klub sepak bola ternama, yakni Persija Jakarta dan Persib Bandung.

Direktur Penilaian BEI, Saidu Solihin menyampaikan, manajemen Persija Jakarta sebelumnya telah memberikan klarifikasi bahwa hingga saat ini belum mengajukan pernyataan pendaftaran IPO kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun BEI sepanjang periode 2025–2026.

Sementara itu, terkait rencana IPO Persib Bandung, BEI belum dapat memberikan kesimpulan lebih lanjut karena belum terdapat proses resmi yang dapat dikonfirmasi.

Menurut Saidu, rencana IPO Persib memang pernah disampaikan kepada publik. Namun, BEI tidak dapat menyimpulkan apakah klub tersebut telah atau belum memenuhi persyaratan untuk melantai di bursa tanpa adanya proses resmi.

“Untuk Persib, rencana IPO memang pernah disampaikan secara publik, tetapi saya juga tidak ingin menyimpulkan bahwa mereka ‘gagal memenuhi persyaratan’ tanpa adanya proses resmi yang bisa dikonfirmasi,” kata Saidu dalam keterangannya dikutip, Minggu, 16 Agustus 2026.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung terus mendorong Persib Bandung untuk dapat melantai di BEI. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperluas cakupan kerja sama pemanfaatan aset-aset milik Kota Bandung.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan bisnis sekaligus meningkatkan valuasi Persib hingga mencapai Rp1 triliun.

Meski demikian, rencana tersebut belum dapat dikonfirmasi sebagai bagian dari proses IPO yang sedang berjalan di BEI.

Saidu menjelaskan, daftar pipeline IPO BEI hanya mencakup perusahaan yang telah masuk dalam tahapan proses sesuai ketentuan dan telah berkomunikasi secara resmi dalam proses pencatatan saham.

“Karena itu, saya tidak bisa mengonfirmasi bahwa Persib atau Persija termasuk dalam pipeline hanya berdasarkan pemberitaan atau rencana IPO yang pernah disampaikan,” imbuhnya.

Pada prinsipnya, BEI terbuka terhadap rencana IPO dari berbagai perusahaan, termasuk klub olahraga. Namun, calon emiten tetap harus memenuhi seluruh persyaratan dan menunjukkan kesiapan untuk menjadi perusahaan publik. (*)

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

*Tanggal Source Berita: Minggu, 16 Agustus 2026 16:18:03 WIB*