Saham BYAN Pimpin Penguatan IHSG Periode 10 Hingga 14 Agustus 2026

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menjadi penopang utama pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan 10 hingga 14 Agustus 2026. Seperti dilansir dari Investor Daily, BYAN menyumbang 37,4 poin terhadap indeks dengan lonjakan harga 19 persen dan nilai kapitalisasi pasar saham publik mencapai Rp102,1 triliun.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat saham PT Sehat Sutjiadi Tbk (SRAJ) dan PT Mulia Prediksi Pratama Tbk (MPRO) menyulut penguatan berikutnya. SRAJ menyumbang 9,3 poin lewat kenaikan 15,1 persen, sedangkan MPRO menyumbang 7 poin dengan penguatan harga 17,4 persen.

Penggerak IHSG lainnya mencakup PT Indosat Tbk (ISAT) sebesar 4,4 poin, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) 4 poin, dan PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) 3,5 poin. Kenaikan harga saham ISAT tercatat 17 persen, CUAN 11,4 persen, dan CASA 4,4 persen.

Sektor pendukung tambahan berasal dari PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) sebesar 3,2 poin, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) 2,9 poin, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) 2,5 poin, serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) 2,3 poin.

Sementara pada kelompok pencetak kenaikan tertinggi, saham PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) memimpin daftar top gainers. Harga saham YPAS melambung 90,4 persen dari posisi Rp630 menjadi Rp1.200 per lembar.

Lonjakan tajam juga dialami PT Ekadharma International Tbk (EKAD) yang naik 76,5 persen ke level Rp316, PT Calculus Global Ventures Tbk (STAR) melonjak 74,4 persen menjadi Rp464, dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) meningkat 60,5 persen ke posisi Rp1.605.

IHSG secara keseluruhan menutup pekan ini dengan penurunan tipis 0,12 persen ke level 6.401,8. Merekam tren berbeda, nilai kapitalisasi pasar BEI justru tumbuh Rp53 triliun atau 0,28 persen menjadi Rp11.243 triliun.

*Tanggal Source Berita: Sabtu, 15 Agustus 2026 19:13:19 WIB*