Emiten Prajogo Pangestu Kuasai Saham Raharja Energi Cepu

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Tiga emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu tercatat menguasai kepemilikan saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) di atas 1 persen per akhir Juli 2026. Hal tersebut terungkap berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia yang dilansir dari Investor Daily pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Ketiga perusahaan tersebut meliputi PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dengan 51.116.900 saham atau 1,88 persen, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) sebesar 135.481.100 saham atau 4,99 persen, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) sebanyak 37.052.400 saham atau 1,36 persen. Sementara itu, posisi pemegang saham pengendali RATU masih dipegang emiten Happy Hapsoro, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), yang menggenggam 1.864.621.000 saham atau 68,68 persen.

Di tengah masuknya emiten grup Prajogo Pangestu, manajemen RATU menjadwalkan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 8 September 2026 di Jakarta. Agendanya mencakup persetujuan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement, serta perubahan pasal 4 ayat (2) anggaran dasar perseroan.

“Perseroan berencana untuk melaksanakan PMTHEMTD yang pelaksanaannya akan dilakukan dengan mengacu pada dan memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam POJK No. 14/2019,” sebut direksi RATU dalam pemanggilan RUPSLB.

Rencana aksi korporasi ini menargetkan penerbitan 271.505.380 saham baru atau setara 10 persen dari modal disetor. Pelaksanaan private placement ini ditargetkan selesai paling lambat dua tahun sejak disetujui RUPSLB.

“Melalui PMTHMETD, perseroan diharapkan untuk mendapatkan alternatif sumber pendanaan untuk kepentingan perseroan,” paparnya manajemen RATU dalam keterbukaan informasi pada Senin, 10 Agustus 2026.

Dengan mengasumsikan harga pelaksanaan sebesar Rp 6.000 per saham dan penerbitan maksimal 271.505.380 saham baru, perseroan berpotensi meraih perolehan dana segar hingga Rp 1,62 triliun.

*Tanggal Source Berita: Sabtu, 15 Agustus 2026 09:32:14 WIB*