ESSA Berpeluang Pertahankan Dividen Tinggi pada Tahun Buku 2026

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) berpeluang mempertahankan pembagian dividen bernilai tinggi senilai Rp 42-56 per saham untuk tahun buku 2026. Peluang tersebut terbuka seiring prospek laba perusahaan yang solid serta belanja modal yang melambat pada Minggu (9/8/2026), sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

Analisis dari Stockbit menunjukkan imbal hasil dividen tersebut mencerminkan angka 6,7-8,9% berdasarkan harga saham ESSA sebesar Rp 630. Potensi dividen tinggi ini didorong oleh perkiraan laba bersih perusahaan yang mencapai US$ 70 juta dengan rasio pembayaran dividen sebesar 60-80%. Perlambatan belanja modal pada 2026 turut memberikan ruang finansial yang lebih besar bagi ESSA.

Skenario tersebut dipengaruhi oleh proyeksi pembukuan laba bersih ESSA yang berpotensi mencapai US$ 75-81 juta pada 2026. Target itu dapat terealisasi apabila volume produksi amonia menyentuh 720 ribu ton dan harga amonia stabil di kisaran US$ 510-560 per ton selama semester II-2026.

Investment Analyst Stockbit Group Theodorus Melvin menyampaikan pandangannya mengenai proyeksi dividen perusahaan tersebut.

“Manajemen ESSA sendiri belum memberikan panduan mengenai rasio pembayaran dividen untuk tahun buku 2026, karena keputusan pembagian dividen merupakan kewenangan pemegang saham,” kata Melvin.

Ia juga menambahkan analisis mengenai pencapaian estimasi konsensus laba perusahaan.

“Dengan skenario tersebut, estimasi konsensus laba bersih ESSA 2026 sebesar US$ 74 juta dapat tercapai,” ujar Melvin.

Produksi amonia menjadi penopang utama dalam proyeksi kinerja keuangan ini. Manajemen ESSA memperkirakan volume produksi pada semester II-2026 kembali normal sebesar 200 ribu ton per kuartal setelah pemeliharaan rutin empat tahunan selesai pada Juni 2026, sehingga total produksi sepanjang tahun diperkirakan mencapai 720 ribu ton.

Di sisi lain, harga amonia Asia Tenggara telah mengalami penurunan dari US$ 775 per ton pada Mei 2026 menjadi US$ 628 per ton pada akhir Juli 2026. Sebagai perbandingan, harga jual rata-rata amonia ESSA pada kuartal II-2026 berada di level US$ 649 per ton, meningkat dibandingkan kuartal I-2026 yang sebesar US$ 455 per ton. Pergerakan harga saham ESSA ke depan diperkirakan masih akan sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga amonia global.

*Tanggal Source Berita: Minggu, 09 Agustus 2026 14:22:18 WIB*