Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
Untuk Masuk dan Daftar akan kami arahkan ke laman Subscribe Investor Daily
JAKARTA, investor.id – PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), emiten Garibaldi Thohir atau Boy Thohir, berpeluang mempertahankan dividen yang tinggi untuk tahun buku 2026, seiring prospek laba solid dan realisasi belanja modal yang melambat.
Stockbit memperkirakan dividen ESSA tahun buku 2026 dapat mencapai sekitar Rp 42-56 per saham.
Investment Analyst Stockbit Group, Theodorus Melvin menilai bahwa potensi itu terbuka, apabila ESSA membukukan laba bersih sekitar US$ 70 juta dengan rasio pembayaran dividen 60-80%. Berdasarkan harga saham ESSA Rp 630, proyeksi dividen tersebut mencerminkan imbal hasil sekitar 6,7-8,9%.
Proyeksi itu menjadi salah satu sorotan setelah ESSA menggelar earnings call pada 5 Agustus 2026 untuk membahas kinerja semester I-2026. Stockbit mencatat perlambatan belanja modal pada tahun ini dapat memberikan ruang lebih besar bagi ESSA untuk mempertahankan pembayaran dividen.
Namun, potensi tersebut dapat berubah apabila manajemen menemukan proyek besar dengan tingkat pengembalian yang menarik. “Manajemen ESSA sendiri belum memberikan panduan mengenai rasio pembayaran dividen untuk tahun buku 2026, karena keputusan pembagian dividen merupakan kewenangan pemegang saham,” tulis Melvin dalam catatannya, yang dikutip pada Minggu (9/8/2026).
ESSA sebelumnya membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp 52 per saham atau sekitar US$ 50 juta pada Juli 2026. Nilai tersebut setara dengan rasio pembayaran dividen sebesar 125%.
Besarnya rasio pembayaran itu melampaui ekspektasi Stockbit sebelumnya yang memperkirakan kebijakan dividen ESSA akan cenderung konservatif karena kebutuhan pendanaan untuk ekspansi.
Menurut penjelasan manajemen ESSA dalam earnings call, kata Melvin, tingginya rasio pembayaran dividen tahun buku 2025 dilandasi prospek laba 2026 yang kuat.
Stockbit melihat kondisi tersebut, ditambah kebutuhan belanja modal yang relatif minimal pada 2026, membuka peluang nominal dividen untuk tahun buku 2026 tetap tinggi.
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
*Tanggal Source Berita: Minggu, 09 Agustus 2026 14:10:34 WIB*