Danantara Bidik IPO Pegadaian hingga Pupuk Indonesia, Mana BUMN Paling Siap?

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah perusahaan pelat merah kelas kakap ditargetkan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dalam peta jalan lima tahun yang disusun BP BUMN bersama Danantara Indonesia.

Head of Research KISI Sekuritas Muhammad Wafi mengatakan bahwa langkah Danantara itu akan berdampak terhadap pendalaman pasar modal, sekaligus memperluas diversifikasi sektoral indeks harga saham gabungan (IHSG) yang selama ini cenderung terkonsentrasi pada sektor perbankan dan komoditas.

Untuk diketahui, sejumlah BUMN yang disebut memiliki potensi IPO, antara lain PT Pegadaian, PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, hingga PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports).

Menurut Wafi, kehadiran Pegadaian dan Pupuk Indonesia akan memperkuat representasi sektor jasa keuangan serta agrikultur-kimia. Sementara itu, Pelindo dan Angkasa Pura menambah eksposur infrastruktur yang berpotensi meraih valuasi premium berkat arus kas yang terprediksi melalui user fee.

“Namun, pendalaman pasar butuh lebih dari sekadar menambah jumlah emiten. Harus diimbangi dengan quality free float serta tata kelola yang kredibel, bukan sekadar listing administratif,” ujar Wafi kepada Bisnis, Kamis (6/8/2026).

Dari sisi kesiapan fundamental dan tata kelola, Wafi memandang bahwa Pegadaian menjadi entitas yang paling siap untuk go public. Hal ini didukung model perseroan yang sudah matang, pendapatan terprediksi, serta kebiasaan menerapkan standar tata kelola ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Di sisi lain, Pupuk Indonesia dinilai memiliki kompleksitas lebih tinggi mengingat perannya dalam penyaluran subsidi pupuk. Untuk itu, aspek penetapan harga dan tata kelola lebih sensitif terhadap kebijakan pemerintah.

Adapun Pelindo dan Angkasa Pura disebut membutuhkan kejelasan terkait dengan konsesi jangka panjang serta struktur tarif yang terprediksi sebelum pemodal dapat melakukan penilaian secara percaya diri.

“Entitas dengan model pendapatan yang straightforward dan tidak terlalu terekspos intervensi kebijakan biasanya lebih siap IPO,” tuturnya.

Dalam peta strategi lima tahun yang disusun BP BUMN bersama Danantara, transformasi perusahaan pelat merah dirancang secara bertahap. Tahap pertama dimulai dengan konsolidasi dan restrukturisasi portofolio, diikuti penguatan people development dan corporate culture pada tahap kedua.

Selanjutnya, tahap ketiga berfokus pada percepatan inovasi serta integrasi teknologi seperti ke… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Jumat, 07 Agustus 2026 05:00:00 WIB*