BUMI Ungkap Perkembangan Terbaru Akusisi Perusahaan Tambang Australia

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Memulai karir jurnalistik di e-bursa.com sebagai Reporter (2008-2013), Media Relations (2013-2015),…

Tambang batu bara Kaltim Prima Coal milik Bumi Resources Tbk (BUMI)

EmitenNews.com – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyampaikan perkembangan terkini terkait rencana akuisisi perusahaan tambang asing. Perjanjian awal telah diteken BUMI dengan Loyal Metal Limited, sebuah perusahaan pertambangan yang tercatat di Bursa Efek Australia atau Australian Securites Exchange (ASX).R A Sri Dharmayanti, Direktur BUMI, dalam keterbukaan informasi, Selasa (4/8/2026) mengungkapkan bahwa penandatanganan kesepakatan Scheme Implementation Deed (SID) menjadi kerangka dasar untuk memulai proses akuisisi.

“Sampai dengan saat ini, proses akuisisi masih berada pada tahap pemenuhan persyaratan sehingga belum terjadi pengalihan dana maupun saham,” terangnya.Menurutnya, penyelesaian transaksi ini masih bergantung pada terpenuhinya sejumlah persyaratan pendahuluan (conditions precedent), antara lain persetujuan dari pemegang saham Loyal Metals dan pemenuhan proses serta ketentuan hukum yang berlaku di Australia.

“Selama persyaratan tersebut belum seluruhnya terpenuhi maka transaksi akuisisi belum bisa dinyatakan selesai,” tegasnya.

R A Sri Dharmayanti, Direktur BUMI, dalam keterbukaan informasi, Selasa (4/8/2026) mengungkapkan bahwa penandatanganan kesepakatan Scheme Implementation Deed (SID) menjadi kerangka dasar untuk memulai proses akuisisi.

“Sampai dengan saat ini, proses akuisisi masih berada pada tahap pemenuhan persyaratan sehingga belum terjadi pengalihan dana maupun saham,” terangnya.Menurutnya, penyelesaian transaksi ini masih bergantung pada terpenuhinya sejumlah persyaratan pendahuluan (conditions precedent), antara lain persetujuan dari pemegang saham Loyal Metals dan pemenuhan proses serta ketentuan hukum yang berlaku di Australia.

“Selama persyaratan tersebut belum seluruhnya terpenuhi maka transaksi akuisisi belum bisa dinyatakan selesai,” tegasnya.

“Sampai dengan saat ini, proses akuisisi masih berada pada tahap pemenuhan persyaratan sehingga belum terjadi pengalihan dana maupun saham,” terangnya.Menurutnya, penyelesaian transaksi ini masih bergantung pada terpenuhinya sejumlah persyaratan pendahuluan (conditions precedent), antara lain persetujuan dari pemegang saham Loyal Metals dan pemenuhan proses serta ketentuan hukum yang berlaku di Australia.

“Selama persyaratan tersebut belum seluruhnya terpenuhi maka transaksi akuisisi belum bisa dinyatakan sele… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Selasa, 04 Agustus 2026 17:54:51 WIB*