Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
ILUSTRASI. Perusahaan periklanan PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) (Dok/DOOH)
KONTAN.CO.ID – Simak profil DOOH yang memiliki pengendali baru. PT Era Media Sejahtera Tbk (BEI: DOOH) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang media luar ruang berbasis teknologi (Digital Out-of-Home/DOOH).
Perubahan penting terjadi pada Maret 2026, ketika PT Prambanan Investasi Sukses mengalihkan kepemilikan sahamnya kepada PT Wisdom Crowd Indonesia sebagai bagian dari restrukturisasi kepemilikan.
Kini, akuisisi tersebut rampung sehingga transaksi menjadikan PT Wisdom Crowd Indonesia sebagai pengendali baru Perseroan sebesar 51%.
Baca Juga: SRTG Tebar Dividen Rp 103,3 per Saham: Cek Profil hingga Kinerja Emiten Ini
Perubahan pengendali ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan untuk memperkuat struktur bisnis sekaligus mendukung ekspansi ke berbagai lini usaha media dan teknologi.
Selain itu, emiten ini juga aktif melakukan restrukturisasi bisnis dan pengembangan anak usaha untuk memperkuat ekspansi di industri media digital.
Mengutip data BEI, pergerakan emiten DOOH kini capai Rp250/saham alami kenaikan 19,05% dalam sepekan terakhir (per sesi 1 Senin, 3 Agustus 2026).
Lalu, seperti apa profil emiten ini? Cek informasi menarik selengkapnya DOOH.
Baca Juga: Saham OASA Menghijau Sepekan Terakhir, Cek Profil hingga Aksi Korporasi Terbaru
Profil Singkat DOOH
PT Era Media Sejahtera Tbk didirikan pada tahun 2021 dan memulai kegiatan usaha komersial pada tahun yang sama.
Perseroan dikenal melalui merek SSPACE, yang menyediakan layanan periklanan digital di berbagai ruang publik, mulai dari transportasi umum, pusat perbelanjaan, hingga area komersial.
Saham DOOH resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Mei 2023 dengan harga penawaran umum perdana (IPO) sebesar Rp100 per saham.
Perseroan mengawali bisnis sebagai perusahaan periklanan (agency), kemudian berkembang menjadi media aggregator dan media owner yang mengelola berbagai aset media luar ruang di sejumlah kota di Indonesia.
Model bisnis DOOH mencakup:
Media iklan digital (Digital Out-of-Home).
Pengelolaan media di transportasi publik.
Media periklanan di area ritel.
Aktivasi merek (brand activation).
Event dan exhibition.
Konsultasi pemasaran dan media.
Melalui jaringan media tersebut, perusahaan melayani berbagai klien dari sektor FMCG, telekomunikasi, perbankan, otomotif, hiburan, hingga instansi pemerintah.
Baca Juga: Saham ESIP Terbang hingga … [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Senin, 03 Agustus 2026 10:11:26 WIB*