Akuisisi Hassana Boga (NAYZ) Masuki Babak Baru, Saiko Consultancy Teken Kesepakatan

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Bisnis.com, JAKARTA — PT Hassana Boga Sejahtera Tbk. (NAYZ) menyampaikan perkembangan terbaru terkait rencana pengambilalihan saham oleh perusahaan asal Singapura, Saiko Consultancy Pte. Ltd. Proses negosiasi kini memasuki tahap penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBS).

Direktur Utama NAYZ Dody Arifianto menyampaikan Saiko selaku calon pengendali baru telah menandatangani PJBS dengan PT Asia Intrainvesta (AI) sebagai pemegang saham pengendali sekaligus pihak penjual pada Kamis (30/7/2026).

“Proses negosiasi antara calon Pengendali Baru dengan PT Asia Intrainvesta selaku pihak penjual telah mengalami perkembangan. Perkembangan tersebut ditandai dengan telah ditandatanganinya Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat pada hari Kamis, tanggal 30 Juli 2026,” ujar Dody dalam keterbukaan informasi, Jumat (31/7/2026).

Dia menjelaskan, perjanjian tersebut berkaitan dengan rencana pengambilalihan sebanyak-banyaknya 1 miliar saham Perseroan atau setara 39,22% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh NAYZ. Penyelesaian transaksi tersebut tetap bergantung pada pemenuhan persyaratan sebagaimana diatur dalam PJBS.

Dody menegaskan informasi tersebut tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Sebelumnya, Saiko Consultancy Pte. Ltd. mengumumkan rencana mengakuisisi saham PT Hassana Boga Sejahtera Tbk. (NAYZ) dari PT Asia Intrainvesta dengan porsi maksimal mencapai 41,18%.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan pada April 2026, Saiko berencana mengambil alih sebanyak-banyaknya 1,05 miliar saham milik PT Asia Intrainvesta yang merupakan pemegang saham pengendali NAYZ. Aksi korporasi tersebut berpotensi mengubah struktur pengendalian perseroan.

Saat itu, manajemen NAYZ menyatakan proses transaksi masih berada pada tahap negosiasi antara pihak pembeli dan penjual, termasuk pembahasan mengenai nilai akhir transaksi dan jadwal pelaksanaan pengambilalihan.

Direktur Saiko Consultancy Pte. Ltd., Mark Leong Kei Wei, juga menyampaikan bahwa hingga saat itu perseroan belum memiliki kepemilikan saham, baik secara langsung maupun tidak langsung, di NAYZ.

Setelah proses akuisisi rampung, Saiko sebagai calon pengendali baru berencana melaksanakan penawaran tender wajib (mandatory tender offer) kepada pemegang saham publik sesuai ketentuan POJK No. 9/2018.

Sebagai informasi, Saiko Consultancy Pte. Ltd. merupakan perusahaan yang berdomisili di Singapura dan berg… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Jumat, 31 Juli 2026 09:51:28 WIB*