Wall Street Menguat, Saham Chip dan Teknologi Bersinar

Indeks Wall Street menguat pada perdagangan Selasa (28/7/2026) waktu AS atau Rabu (1 Juli 2026) WIB. Dow Jones Industrial Average naik sekitar 0,51% menjadi 52.210,08 setelah awalnya melemah. Indeks S&P 500 naik tipis 0,02% ke level 7.413,18, sedangkan Nasdaq Composite turun sekitar 0,18% menjadi 24.932,08.

Sentimen positif terhadap pasar datang dari penurunan harga minyak yang disebabkan meredanya konflik AS-Iran dan penurunan harga Brent Brent di bawah US$ 90 per barel. Namun, sektor chip semakin berada dalam tekanan setelah optimisme terkait IPO CXMT China memburuk lantaran informasi baru dari The Information yang menyatakan bahwa China mulai mengembangkan mesin litografi deep ultraviolet (DUV), teknologi penting dalam produksi semikonduktor.

Saham perusahaan ASML, produsen mesin litografi asal Belanda, turun sekitar 6% setelah berita tersebut. Peningkatan ketidakpastian di sektor chip dan tekanan dari investor yang mulai melakukan reposisi portofolio telah mempengaruhi harga saham perusahaan semikonduktor lainnya seperti AMD, Teradyne, dan Micron Technology.

Sementara itu, ETF VanEck Semiconductor (SMH) terkoreksi setelah sebelumnya juga menurun tajam. Sementara, Thomas Martin dari Globalt Investments menilai investor mulai melakukan reposisi portofolio karena muncul kekhawatiran bahwa euforia investasi kecerdasan buatan (AI) mulai meredakan setelah reli besar pada paruh pertama tahun ini.

Kondisi ini menciptakan situasi yang sangat beragam di pasar saham, dengan sektor chip dan teknologi terus menghadapi tekanan sementara sejumlah perusahaan lain berhasil menunjukkan peningkatan.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** AMD, Teradyne, Micron Technology, ASML

*Tanggal Source Berita: Selasa, 28 Juli 2026 05:56:00 WIB*