Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/7/2026), berpeluang melemah dengan kisaran pergerakan di kisaran support 6.100–6.040 dan resistance 6.200–6.268. Tiga saham dipimpin TAPG layak dicermati.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa pasar akan berfokus pada hasil FOMC The Fed yang diperkirakan mempertahankan Fed Funds Rate di level 3,75%. Namun, perhatian utama tertuju pada forward guidance terkait arah suku bunga berikutnya yang akan menjadi penentu sentimen pasar global dan pergerakan arus modal ke emerging markets.
Minyak Brent Anjlok Hampir 5% Usai Iran Bahas Selat Hormuz dengan Saudi dan Oman
“Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih bergerak terbatas dengan bias melemah, di kisaran support 6.100–6.040 dan resistance 6.200–6.268. Area support tersebut menjadi level penting untuk menjaga peluang technical rebound dalam jangka pendek,” tulisnya.
Laju indeks juga akan dipengaruhi lompatan pasar saham Wall Street semalam setelah Dow Jones menguat 1,03%. Kenaikan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 0,21%. Sebaliknya indeks Nasdaq melemah 0,22%.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham TAPG dengan target harga Rp 1.780-1.820, KOTA dengan target harga Rp 134-141, dan BACH dengan target harga Rp 600-620.
Diperkirakan Melambat, Pertumbuhan Kredit Kuartal III 2026
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 55,19 poin (0,89%) menjadi 6.130 dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 1,06 triliun. Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham BMRI senilai Rp 150,19 miliar, NSSS sebanyak Rp 141,95 miliar, dan BBRI mencapai Rp 135,63 miliar.
Pelemahan dipengaruhi penurunan sejumlah sektor saham, seperti property 3,25%, energi turun 1,75%, industry melemah 1%, keuangan 0,85%, infrastruktur 0,76%, dan teknologi 0,88%, dan kesehatan 0,63%. Sebaliknya kenaikan hanya melanda saham sektor konsumer non primer 0,52%.
Meski IHSG melemah, sejumlah saham berikut berhasil melesat, seperti KOBX naik 33,78% menjadi Rp 198, ALKA naik 24,73% menjadi Rp 1.715, dan DWGL menguat 24,35% menjadi Rp 286. Kenaikan juga melanda saham MCAS 21,80% menjadi Rp 324 dan ZONE naik 21,43% menjadi Rp 765.
*Tanggal Source Berita: Rabu, 29 Juli 2026 05:42:00 WIB*