Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
Pemerintah masih belum memastikan skema insentif kendaraan listrik yang direncanakan berlaku pada Agustus 2026. Direktur Reliance Sekuritas Reza Priyambada menilai PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menjadi emiten yang berpotensi m…
KABARBURSA.COM – Pemerintah belum memberikan kepastian terkait rencana pemberian insentif kendaraan listrik pada Agustus 2026. Sebelumnya pada Juni lalu, pemerintah menjanjikan insentif kendaraan listrik tahun ini akan dialokasikan untuk 100 ribu unit mobil listrik dan 100 ribu unit motor listrik.
Selain dapat memicu pembelian dari konsumen dan mendongkrak industri otomotif nasional, insentif kendaraan listrik 2026 juga berpotensi menjadi katalis positif bagi sejumlah emiten otomotif di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Namun, pelaku pasar diperkirakan tidak hanya mencermati sentimen kebijakan tersebut, melainkan juga besarnya dampak terhadap kinerja penjualan dan keuntungan perusahaan.
Direktur PT Reliance Sekuritas, Reza Priyambada menyebutkan, setidaknya terdapat tiga emiten yang berpotensi menikmati manfaat langsung apabila penjualan kendaraan listrik meningkat, yakni PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).
Menurut Reza, potensi tersebut tidak semata berasal dari penjualan kendaraan listrik, tetapi juga dari keterkaitan masing-masing perusahaan dengan rantai bisnis kendaraan listrik yang semakin berkembang di Indonesia.
“Yang berpengaruh, kita bisa lihat bahwa beberapa merek mobil listrik itu kan ada yang masuk ke dalam beberapa holding. Contoh misalkan seperti kendaraan listrik Maxus, itu kan masuk ke dalam IMAS, Indomobil. Artinya kalau misalkan dari Maxus ini penjualannya meningkat, tentu ada porsi nilai tambah yang juga diberikan kepada IMAS tersebut,” kata Reza dalam webinar di YouTube KabarBursa.com bertajuk Menanti Saham Insentif EV, belum lama ini.
Diketahui, IMAS menaungi beberapa merek kendaraan roda empat yakni Maxus, GAC Aion, Changan, Citroen, JAC, Suzuki, hingga Volkswagen. Sehingga produk kendaraan listrik (EV) dari beberapa merek tersebut berpeluang mendapat insentif tahun ini.
Ia menjelaskan, peluang serupa juga dimiliki ASII. Menurutnya, pengembangan kendaraan hybrid Toyota dapat memberikan nilai tambah bagi Astra karena grup tersebut tidak hanya berperan sebagai distributor kendaraan, tetapi juga memiliki lini bisnis komponen otom… [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Senin, 27 Juli 2026 19:56:00 WIB*