Saham ALKA Pimpin Daftar Top Gainers Sepekan Usai Melonjak 89 Persen

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Lonjakan harga signifikan mewarnai perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 20 hingga 24 Juli 2026. Dikutip dari Investor Daily, sejumlah emiten berhasil mencetak keuntungan besar dan masuk dalam jajaran top gainers pekan ini.

Posisi puncak saham dengan kenaikan tertinggi ditempati oleh PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA). Kinerja saham ALKA melesat hingga 89,6 persen, melompat dari level Rp 725 menjadi Rp 1.375 per lembar.

Pertumbuhan harga yang mencolok juga dicatatkan oleh PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) dengan lonjakan 89,5 persen ke posisi Rp 127. Selanjutnya, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 51,9 persen menjadi Rp 1.780, serta PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) menguat 45,7 persen ke level Rp 14.425.

Daftar saham pencetak cuan lainnya mencakup PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) yang naik 40 persen menjadi Rp 70, dan PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) yang terangkat 38,9 persen menjadi Rp 214. Sementara itu, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) mencatat penguatan 36,25 persen ke harga Rp 4.510.

Penguatan turut dialami oleh PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) sebesar 33,6 persen menjadi Rp 302, PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) naik 28,7 persen menjadi Rp 340, serta PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) yang meningkat 26 persen ke level Rp 63.

Aksi beli saham-saham ini bertepatan dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 0,34 persen. IHSG berhasil ditutup pada level 6.196,4 setelah pada pekan sebelumnya berada di posisi 6.175,5.

Kenaikan indeks turut mendongkrak nilai kapitalisasi pasar BEI sebesar 1,13 persen. Total market cap bertambah Rp 121 triliun, meningkat dari Rp 10.749 triliun menjadi Rp 10.870 triliun pada akhir pekan.

Di sisi lain, tekanan jual cukup deras membuat sepuluh saham masuk dalam jajaran top losers pekan ini. Para investor yang memegang saham-saham tersebut mengalami penurunan nilai investasi secara tajam.

Dua saham yang mencatatkan penurunan terdalam adalah PT MD Entertainment Tbk (FILM) dan PT Niramas Utama Tbk (JELI). Saham FILM merosot 29,5 persen menjadi Rp 1.505 dari sebelumnya Rp 1.060, sedangkan JELI terkoreksi 27,9 persen menjadi Rp 645 dari Rp 895.

Koreksi tajam juga melanda PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang anjlok 25,9 persen ke level Rp 286. Di saat yang sama, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) tergerus 24,7 persen menjadi Rp 440, dan PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) melemah 18 persen ke harga Rp 177.

Saham lain yang berada di zona merah meliputi PT Bekasi … [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Minggu, 26 Juli 2026 14:27:23 WIB*