RANS Tinjau Laporan Keuangan Semester I 2026 Pasca IPO

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) tengah melakukan penelaahan terbatas pada laporan keuangan interim untuk semester I tahun 2026. Langkah ini dilakukan setelah RANS resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli 2026 dan melepas 2,525 miliar saham atau 20,02 persen dari modal disetor, berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp429 miliar. Direktur RANS, Rumunggu Yokonapita, menyampaikan bahwa penelaahan terbatas dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono & Chandra untuk meningkatkan kualitas pengawasan laporan keuangan perseroan.

“Adapun, tujuan pelaksanaan penelaahan terbatas sesuai dengan pertimbangan dari Manajemen Perseroan untuk meningkatkan kualitas pengawasan atas Laporan Keuangan Perseroan,” ujar Rumunggu.

RANS belum mempublikasikan laporan keuangan interim per 30 Maret 2026 dan 30 Juni 2026, tetapi menargetkan menyampaikannya sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan oleh BEI. Penelaahan ini mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.04/2022 dan Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-E tanggal 12 Desember 2025 terkait kewajiban penyampaian informasi.

Kinerja RANS dalam tiga tahun terakhir menunjukkan penurunan, dengan pendapatan tahun buku 2025 sebesar Rp353,37 miliar, turun akibat melemahnya bisnis brand ambassador dan hilangnya kontribusi klub sepak bola. Laba bersih RANS pada 2025 juga turun 41,6 persen year on year menjadi Rp56,7 miliar.

Hasil dana IPO dialokasikan untuk penyelenggaraan konser sebesar 37,61 persen, akuisisi PT Rans Kosmetika Indonesia sebesar 19,80 persen, dan pengembangan wahana Cipungland sebesar 18,64 persen, dengan sisanya digunakan untuk modal kerja dan pelunasan sebagian utang. RANS dikenal sebagai emiten di sektor media dan hiburan yang didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

*Tanggal Source Berita: Sabtu, 25 Juli 2026 12:39:48 WIB*