Kopi Kenangan Pertimbangkan IPO di Singapura, Targetkan Dana Rp 18 Triliun

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
JAKARTA, KOMPAS.com – Kabar rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) PT Bumi Berkah Boga (Kopi Kenangan) kembali menguat.

Mengutip The Wall Street Journal, Kamis (23/7/2026), jaringan kedai kopi asal Indonesia itu tengah menjajaki IPO dengan target menghimpun dana sebesar 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 18 triliun, dengan asumsi kurs Rp 17.919 per dollar AS.

Laporan tersebut menyebut Singapura menjadi salah satu bursa yang dipertimbangkan sebagai lokasi pencatatan saham.

Meski begitu, prosesnya masih berada pada tahap awal. Perusahaan juga belum menunjuk bank investasi yang akan memimpin aksi korporasi tersebut.

Baca juga: Saham IPO Sering ARA Berkali-kali, Analis Ingatkan Ritel Jangan Terjebak Hype

Wakil Presiden Bidang Keuangan Korporat dan Pengembangan Kopi Kenangan Junxian Li mengatakan perusahaan secara rutin mengevaluasi berbagai alternatif pendanaan untuk mendukung ekspansi bisnis sekaligus membuka peluang monetisasi bagi para pemegang saham.

“Ini termasuk dialog rutin dengan lembaga keuangan, investor, dan penasihat, yang merupakan bagian normal dari menjalankan bisnis pada tahap kami saat ini,” ujar Li, dikutip dari The Wall Street Journal, Senin (20/7/2026).

Li mengatakan belum ada keputusan final terkait rencana IPO tersebut.

Menurut dia, waktu pelaksanaan, lokasi pencatatan saham, hingga valuasi perusahaan masih dalam tahap pembahasan.

Kopi Kenangan berdiri pada 2017 dan menggunakan biji kopi asal Indonesia untuk seluruh produknya.

Perusahaan kini telah berekspansi ke enam negara, yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, India, dan Australia.

Pendiri sekaligus CEO Kenangan Group Edward Tirtanata sebelumnya mengungkapkan pendapatan bersih Kopi Kenangan sepanjang 2025 mencapai 184 juta dollar AS. Angka itu tumbuh 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: BEI: Ada 4 Calon Emiten Antre IPO, Dua Berasal dari Sektor Kesehatan

Laba bersih perusahaan pada periode yang sama tercatat sebesar 17 juta dollar AS. Informasi tersebut disampaikan Edward melalui unggahan di LinkedIn pada Januari 2026.

Saat ini, Kopi Kenangan mengoperasikan lebih dari 1.300 gerai di berbagai negara.

Sepanjang 2026, perusahaan menargetkan penambahan sekitar 550 gerai baru untuk memperluas jaringan bisnisnya.

Dalam unggahan yang sama, Edward mengatakan Kopi Kenangan tidak ingin menunggu hingga resmi melantai di bursa untuk mulai beroperasi layaknya perusahaan publik.

Meski demikian, ia belum mengungkapkan jadwal maupun rinc… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Kamis, 23 Juli 2026 13:44:00 WIB*