Saham AMD Melesat, Microsoft Jadi Katalis Utama

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Saham Advanced Micro Devices (AMD) kembali mencuri perhatian pasar. Dalam beberapa hari terakhir, saham produsen chip tersebut melonjak tajam dan ditutup naik 8,1% pada 21 Juli 2026 ke level $544.4, melanjutkan kenaikan sebesar 5,1% pada sesi sebelumnya.

Rally saham AMD menarik untuk dicermati bukan hanya karena besarnya kenaikan harga. Sejumlah katalis muncul hampir secara bersamaan, mulai dari kesepakatan dengan perusahaan teknologi besar hingga agenda tahunan yang telah lama dinantikan investor.

Katalis paling signifikan berasal dari Microsoft, yang mengumumkan rencana menggunakan rak server AI Helios milik AMD untuk platform Azure. Berita tersebut langsung mendorong saham AMD melonjak 7,9% ke level $543.10 pada Selasa, 21 Juli 2026.

Investor menilai keputusan Microsoft sebagai validasi kuat bahwa AMD mampu menembus kelompok hyperscaler kelas atas yang selama ini didominasi Nvidia. Penggunaan sistem AMD oleh Azure juga memperkuat prospek bisnis pusat data dan chip AI perusahaan.

Menariknya, lonjakan saham terjadi bahkan sebelum detail finansial dari kesepakatan tersebut diumumkan secara resmi. Hal ini menunjukkan besarnya kepercayaan pasar terhadap arah pertumbuhan bisnis data center AMD.

Grafik di bawah menunjukkan pergerakan harian saham AMD selama 10 sesi perdagangan terakhir. Pergerakan tersebut memperlihatkan volatilitas yang tinggi sekaligus momentum kenaikan yang semakin kuat pada penutupan pekan lalu.

Selain kabar dari Microsoft, pasar juga bersiap menyambut acara tahunan AMD, “Advancing AI 2026”, yang berlangsung pada 22–23 Juli 2026. Acara ini diperkirakan menjadi panggung penting bagi AMD untuk memaparkan strategi, produk, dan roadmap chip AI generasi berikutnya.

Sejumlah analis Wall Street menaikkan proyeksi mereka menjelang acara tersebut. Bernstein meningkatkan rating AMD menjadi Buy dengan target harga $600, sementara KeyBanc menetapkan target sebesar $725, yang menjadi salah satu target tertinggi di Wall Street.

GF Securities bahkan menyebut chip generasi baru MI550X milik AMD berpotensi mengungguli Rubin Ultra dari Nvidia. Apabila klaim tersebut terbukti, posisi kompetitif AMD di pasar chip AI dapat berubah secara signifikan.

Namun, Nvidia tidak tinggal diam. Sehari sebelum acara AMD, Nvidia merilis detail performa chip Vera Rubin yang diklaim memiliki kinerja dua kali lebih cepat dibandingkan arsitektur x86 dengan latensi enam kali lebih rendah.

Waktu pengumuman tersebut terlihat seperti upaya untuk mengalihkan perhatian pasa… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Rabu, 22 Juli 2026 11:45:59 WIB*