Grup Bakrie Siapkan Aksi Korporasi Melalui Rights Issue untuk Akuisisi TCP

PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA), salah satu perusahaan besar Indonesia, telah mengumumkan rencana aksi korporasi melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Rekomendasi persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah diterima dan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) ketiga akan diselenggarakan pada 21 Agustus 2026. Tujuan aksi korporasi ini adalah untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan serta mendukung rencana yang melibatkan penambahan modal dengan HMETD atau rights issue, dengan alokasi dana hasil sekitar Rp739 miliar digunakan untuk membiayai akuisisi 45 persen saham PT Trimata Coal Perkasa (TCP). Transaksi ini rencananya akan rampung pada kuartal III-2026 melalui skema pertukaran saham. Grup usaha besar Indonesia, yang termasuk dalam Grup Bakrie, sedang menyiapkan aksi korporasi melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Selain MEJA, beberapa perusahaan lain juga telah mengumumkan rencana mereka. PT Viva Indonesia Tbk dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), misalnya, sedang menyiapkan aksi korporasi melalui HMETD atau rights issue untuk mendukung penambahan modal dan ekspansi bisnis masing-masing.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** MEJA, TCP
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Rabu, 22 Juli 2026 12:37:35 WIB*