IHSG Berpeluang Menguat Terbatas Senin (20/7), Analis Rekomendasi Saham ADRO dan ITMG

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir pekan lalu, didukung oleh dominasi aksi beli di pasar.

Pada perdagangan Jumat (17/7/2026), IHSG ditutup menguat 1,10% ke level 6.175,54. Secara mingguan, IHSG tercatat menguat sekitar 4,06%.

Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, penguatan IHSG masih didukung oleh sejumlah sentimen, baik dari dalam maupun luar negeri.

Baca Juga: Restrukturisasi Hingga 5G Jadi Penopang, Cek Rekomendasi TLKM, EXCL, dan ISAT

“Pada perdagangan Jumat (17/7/2026), IHSG ditutup menguat 1,10% ke 6.175,54 atau menguat 4,06% secara mingguan,” ujarnya kepada Kontan.

Ia menambahkan, untuk perdagangan awal pekan, pergerakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan, meski dengan kecenderungan terbatas.

“Untuk perdagangan awal pekan, kami memperkirakan IHSG masih berpeluang menguat dengan kecenderungan terbatas, dengan support di 5.987 dan resistance di 6.268,” kata Herditya.

Menurutnya, terdapat sejumlah sentimen yang akan mempengaruhi pergerakan IHSG. Di antaranya rilis laporan keuangan semester I-2026, ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed, serta pergerakan harga komoditas global.

“Pergerakan harga komoditas dunia, terutama dari sektor energi seperti minyak, CPO, serta batubara yang cenderung menguat diharapkan menjadi katalis positif,” jelasnya.

Selain itu, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang masih volatil juga akan menjadi perhatian investor.

Sementara itu, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang menilai, IHSG dan nilai tukar rupiah sama-sama mencatatkan penguatan sepanjang pekan lalu.

“IHSG ditutup menguat di level 6.175,54 pada Jumat (17/7/2026), sehingga selama sepekan IHSG menguat sekitar 4,2%,” ujarnya.

Baca Juga: Harga Komoditas Masih Tinggi, Emiten Tembaga Berpeluang Raih Kinerja Positif

Ia menambahkan, rupiah juga menguat sekitar 0,8% secara mingguan ke level Rp17.921 per dolar AS.

Dari sisi teknikal, Alrich melihat adanya peluang penguatan lanjutan pada IHSG. “Berdasarkan weekly chart, IHSG ditutup di atas MA5 dan MA10. Histogram MACD negatif menyempit dan berpotensi membentuk golden cross,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan berpeluang menguji level yang lebih tinggi pada pekan ini. “IHSG berpeluang menguji level 6.225 hingga 6.280 pada pekan depan,” ungkapnya.

Senada, Senior Market Chartist Mirae Asset Se… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Minggu, 19 Juli 2026 17:17:28 WIB*