Bursa Efek Indonesia Rilis 10 Saham Top Losers Pekan Ini

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Sebanyak 10 saham menjadi penyebab investor mengalami penurunan nilai investasi yang cukup signifikan pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini.

Berdasarkan data perdagangan periode 13 hingga 17 Juli 2026, harga saham-saham tersebut merosot dari 9 persen hingga 40 persen, seperti dilansir dari Investor Daily.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan justru mengalami kenaikan sebesar 4,24 persen dan ditutup pada level 6.175,5 dari posisi 5.924,3 pada pekan lalu.

Nilai kapitalisasi pasar BEI juga meningkat sebesar 3,95 persen menjadi Rp 10.749 triliun dari Rp 10.340 triliun pada pekan sebelumnya, atau bertambah Rp 409 triliun.

Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian sebesar 36,25 persen menjadi Rp 13,9 triliun dari Rp 10,27 triliun pada pekan sebelumnya.

Rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini turut naik 27,75 persen menjadi 26,17 miliar lembar saham dari 20,49 miliar lembar saham pada pekan lalu.

Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini mengalami peningkatan 24,6 persen menjadi 2,33 juta kali transaksi dari 1,87 juta kali transaksi.

Investor asing pada Jumat lalu mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 638,05 miiliar, sedangkan sepanjang tahun 2026 mencatatkan nilai jual bersih Rp 75,712 triliun.

Di antara kesepuluh saham yang masuk daftar penurunan terdalam tersebut, terdapat PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO).

Harga saham JELI merosot 40,13 persen menjadi Rp 895 dari Rp 1.495, sedangkan saham COCO anjlok 21,5 persen menjadi Rp 131 dari Rp 167.

Saham PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) juga ambrol 19,1 persen menjadi Rp 228, dan PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) terpangkas 14,4 persen menjadi Rp 89.

Selanjutnya, saham PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) jeblok 13,2 persen menjadi Rp 92, diikuti PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) yang tergelincir 12,6 persen menjadi Rp 358.

Saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) melemah 12,18 persen menjadi Rp 2.740, dan PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) turun 10,4 persen menjadi Rp 448.

Dua emiten terakhir yang masuk daftar ini adalah PT Capital Finance Indonesia Tbk (CASA) yang jatuh 9,75 persen menjadi Rp 1.805, serta PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) yang terpangkas 9,5 persen menjadi Rp 66.

*Tanggal Source Berita: Minggu, 19 Juli 2026 13:33:20 WIB*