PT Prajogo, salah satu perusahaan asal Indonesia dalam sektor layanan dan transportasi, telah mengumumkan rencana untuk melakukan aksi korporasi melalui penambahan modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue). Izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah diberikan pada tanggal 30 Juni 2026. Kegiatan ini mencakup pengiriman hingga 721,5 juta saham baru dengan harga setiap saham sebesar Rp5.000.
Dalam rangkaian aksi korporasi tersebut, PT Prajogo juga telah melakukan penawaran umum terhadap obligasi dan sukuk pada tanggal efektif 26 Juni 2026. Penawaran ini menghasilkan dana sebesar Rp1,25 triliun untuk masing-masing obligasi dan sukuk. Total dari tiga penawaran tersebut mencapai Rp8,39 triliun.
Rektorat Prajogo telah merinci bahwa hampir 47% dari total penggunaan dana hasil dari aksi korporasi tersebut akan dialokasikan untuk belanja modal, dengan sisa sekitar Rp1,18 triliun masih tersedia. Ini menunjukkan rencana yang cermat untuk penggunaan dana dan kontribusi ke dalam pertumbuhan dan kinerja perusahaan.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Jumat, 17 Juli 2026 07:07:00 WIB*