Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (17/7/2026) di zona hijau setelah menguat 80 poin atau 1,32 persen ke level 6.188,33. Penurunan IHSG yang sempat terjadi di awal perdagangan telah tertutup oleh peningkatan saham-saham bank-bank berkapitalisasi besar (big banks). Mayoritas perbankan, termasuk bank jumbo dan bank-lapis kedua, melesat lebih dari 3% seiring dengan bursa asing yang memborong saham-sehams tersebut. Saham Bank Syariah Indonesia Tbk. mencatat lonjakan paling kencang, yakni 8,91% ke level Rp1.895 per saham, mengikuti naiknya saham BBRI (4,55%), BBCA (4,42%) dan BBTN (4,13%). Data dari Indeks Harga Saham Gabungan menunjukkan bahwa 329 saham bergerak naik, sementara 266 saham melemah. Dari sektor yang mendukung peningkatan IHSG adalah sektor finansial dan energi. Perbankan jumbo BBCA, BBRI, BMRI, serta BBNI telah berkontribusi lebih dari 50 poin terhadap kenaikan IHSG. Penurunan awal perdagangan disegel oleh peningkatan saham bank-bank tersebut yang diikuti oleh alokasi dana asing yang semakin memborong saham-sehams bank-bank tersebut, meningkatkan sentimen positif terhadap IHSG.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BRIS, BBRI, BBCA, BBTN, BMRI, BBNI
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Jumat, 17 Juli 2026 15:39:24 WIB*