Pada Selasa (7/7/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menurun 1,19 persen ke level 5.986,4 dari penutupan perdagangan sebelumnya. Penurunan ini terjadi setelah IHSG tampil menguat beberapa hari sebelumnya dan mencapai level tertinggi dalam periode tersebut.
Dilatarbelakangi oleh asing yang mulai menjual saham bank-bank besar, momentum positif yang telah terbentuk pada awal bulan menunjukkan tren kehilangan. Salah satu faktor utama penurunan IHSG adalah dukungan dari perbankan yang masih menghadapi tekanan arus keluar dana asing (foreign outflow).
Analisis dari Panin Sekuritas Elandry Pratama menyatakan bahwa sentimen positif terhadap sektor perbankan telah melemah, mendorong asing untuk mengeksploitasi peluang penjualan saham. Ini dikarenakan peningkatan likuiditas dan potensi pertumbuhan kredit yang diharapkan dari bank-bank besar.
Untuk memperkuat akses pasar bagi investor luar, sentimen positif terhadap perbankan juga ditambahkan oleh kebijakan High Shareholding Concentration (HSC). HSC telah menyediakan peluang bagi perbankan untuk menunjukkan transparansi dan kualitas yang lebih baik dalam mengendalikan aset.
Pada paruh pertama bulan, IHSG berhasil menahan penurunan dan naik dengan 1,19 persen. Namun, dampak negatif dari penjualan saham bank-bank besar oleh asing telah melampaui keuntungan tersebut.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** BBRI, BMNI, BBNI
*Tanggal Source Berita: Jumat, 17 Juli 2026 16:37:57 WIB*