BTN Resmi Melanjutkan Akuisisi Portofolio Kredit dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BTN, salah satu bank terkemuka di Indonesia, telah resmi melanjutkan akuisisi portofolio kredit pensiun dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (BTPN). Aksi ini merupakan bagian penting dalam strategi BTN untuk memperluas ekosistem bisnisnya di luar pembiayaan perumahan dan menambah portofolio kredit yang lebih luas. Menurut informasi dari media asuransi, aksi tersebut mencakup sekuritisasi senilai Rp300 miliar hingga Rp400 miliar yang ditargetkan terealisasi pada semester II/2026. Selain itu, BTN juga menggodok rencana pembelian obligasi perumahan dalam bentuk modal pelengkap atau tier-2 capital. Aksi ini merupakan lanjutan dari dua aksi korporasi yang telah disinggung sebelumnya dan diharapkan dapat direalisasikan pada semester kedua tahun ini. Di sisi neraca, total aset konsolidasi BTN mencapai Rp545,16 triliun, naik 12,4 persen dari periode yang sama tahun lalu. Dengan peningkatan dana Pihak Ketiga (DPK) menjadi Rp433 triliun dan biaya dana tetap terjaga di level 3,01 persen, BTN juga mencatat pertumbuhan laba bersih konsolidasi sebesar Rp2,40 triliun pada semester I/2026, naik 40,8 persen secara tahunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Rasio kredit bermasalah (NPL) juga turun menjadi 2,99 persen dari 3,3 persen pada semester I/2025.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BBTN, BTPN
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Jumat, 17 Juli 2026 09:00:00 WIB*