PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., atau lebih dikenal sebagai BTN, telah melanjutkan strateginya untuk mengembangkan portofolio kredit mereka. Setelah sukses dalam akuisisi portofolio kredit pensiun dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk., dengan nilai sekitar Rp12,6 triliun, perusahaan terus memperluas ekosistem bisnisnya melalui akuisisi di kalangan pemilik kredit. Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu memberikan komentar bahwa langkah ini akan membantu meningkatkan kualitas aset perseroan dan mendukung pertumbuhan profitabilitas, sambil tetap mempertahankan bisnis inti mereka di sektor pembiayaan perumahan. Menurut Nixon, porsi kredit non-perumahan yang terintegrasi dalam portofolio BTN diperkirakan akan mencapai 30% dari total portofolio kredit dalam lima tahun mendatang. Dengan strategi ini, BTN berharap untuk memperkuat struktur bisnis mereka dan meningkatkan daya tahan mereka dalam jangka panjang.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BTN
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Jumat, 17 Juli 2026 13:30:00 WIB*