ASII Gelar RUPS Luar Biasa: Komisaris Rajin Borong Saham

Pada Jumat, 17 Juli 2026, PT Astra International Tbk (ASII) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dua mata acara penting dalam RUPSLB adalah persetujuan pengalihan saham hasil pembelian kembali dan rencana pembelian kembali saham dengan nilai maksimum Rp 8 triliun. Manajemen Astra menjelaskan bahwa pembelian kembali akan dilakukan mulai tanggal 20 Juli 2026 hingga 16 Juli 2027.

Meskipun demikian, investor asing justru melakukan penjualan bersih sebesar Rp 122,58 miliar. Selama tiga bulan terakhir, saham ASII anjlok 19,05% dengan total penjualan bersih asing mencapai Rp 2,28 triliun. Rasio price to book value (PBV) Astra saat ini tercatat 0,89 kali, sementara rasio price earning ratio (PER) berada di angka 8,82 kali.

Dalam laporan Investor Digest, Mandiri Sekuritas merekomendasikan untuk membeli saham Astra dengan target harga Rp 7.000, yang menunjukkan potensi kenaikan sebesar 37,25%. Dengan rasio PBV di bawah 1 dan target harga tersebut, harga saham Astra saat ini bisa dianggap ‘salah harga’. Di sisi lain, meskipun ASII menambahkan sahamnya dalam RUPSLB yang dilaksanakan pada Jumat, beberapa komisaris perusahaan asuransi, seperti Komisaris Utama Asuransi Dayin Mitra (ASDM), telah dikaitkan dengan aktivitas borong saham, yang juga mencerminkan tren di pasar keuangan Indonesia.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** ASII

*Tanggal Source Berita: Jumat, 17 Juli 2026 06:28:00 WIB*