Pada Selasa (30/6/2026), Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau pergerakan Unusual Market Activity (UMA) terhadap dua saham emiten yang masuk dalam radar pantasan BEI, yaitu Saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) dan Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI). Pergerakan ini disebabkan oleh penundaan evaluasi oleh MSCI, yang dapat mempengaruhi penjualan bersih asing sebesar Rp 84 triliun di pasar saham reguler dan kepercayaan investor global. Dua perusahaan ini telah masuk dalam radar pantasan BEI, menunjukkan bahwa mereka merasa memiliki potensi untuk diterima sebagai bagian dari UMA berdasarkan penurunan penjualan bersih asing yang mencapai angka tertentu. Evaluasi penundaan oleh MSCI memang mengguncang pasar saham, dengan perusahaan-perusahaan yang melibatkan dalam proses ini menjadi target utama pantasan BEI untuk keamanan investasi.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** NSSS, BBRI
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Kamis, 16 Juli 2026 11:22:44 WIB*