Kinerja Emeten Properti Tetap Kuat Meskipun Saham Berada dalam Tekanan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memasuki minggu ke-5 dengan kenaikan sebesar 2,28%, menunjukkan tren yang positif. Namun, pergerakan harga saham pada sektor properti masih berada dalam tekanan. Emeten emiten properti dinilai oleh analis Maybank Sekuritas Kevin Halim memiliki fundamental yang kuat dan balance sheet yang kuat dengan posisi kas yang tinggi, menunjukkan semangat untuk bertahan dalam jangka panjang. Namun, tekanan negatif masih terjadi pada sektor properti, terutama dari kebijakan suku bunga yang berlangsung lebih lama. Kondisi ini berpotensi memengaruhi suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) dan pada akhirnya menekan daya beli masyarakat. Dalam sektor properti, beberapa perusahaan seperti PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dinilai memiliki fondasi bisnis yang kuat. Emeten emiten Properti diperkirakan masih tetap solid meskipun pergerakan harga saham sektor ini masih berada dalam tekanan sepanjang tahun 2026. Dari sisi operasional, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dinilai memiliki ketahanan yang lebih baik di tengah ketidakpastian ekonomi dengan model bisnis yang mengandalkan pendapatan berulang dari pusat perbelanjaan dan hotel. Dalam sementara itu, beberapa emiten unggulan yang direkomendasikan oleh Kevin Halim untuk investor adalah PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Kamis, 16 Juli 2026 16:40:05 WIB*