Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak turun pada perdagangan Rabu (24/6), melemah sekitar 1,62% menjadi level 6.002,20 setelah awalnya meningkat ke 6.171,38. Penurunan tersebut terjadi setelah IHSG hari sebelumnya naik tipis hingga penutupan perdagangan Kamis (16/7). Data dari Bursa Efek Indonesia menunjukkan volume perdagangan mencapai 12,23 miliar dengan nilai transaksi Rp 6,73 triliun dan frekuensi sirkulasi saham mencapai lebih dari 10 juta kali.
Pada sesi hari ini, IHSG mengalami penurunan setelah berakhir di level yang sama sehari sebelumnya. Indeks tersebut menandakan penurunan total sebesar 26,65 poin atau sekitar 0,47 persen dibandingkan dengan penutupan sebelumnya. Ini mencerminkan aksi jual massal di pasar saham yang terjadi pada hari itu.
Sementara itu, pergerakan dalam papan perdagangan utama LQ45 juga mencatat perubahan. Indeks tersebut menguat hingga 0,84%, dengan 330 saham menguat dan 250 saham melemah. Hanya ada 207 saham yang stagnan.
Pada hari itu, investor asing melakukan aksi beli bersih sebesar Rp 1,01 triliun. Aksi tersebut terjadi pada beberapa perusahaan besar seperti Bank Mandiri (BMRI) dengan aksi beli sebesar Rp 90,20 miliar; Bank Central Asia (BBCA) dengan aksi beli asing sebesar Rp 40,97 miliar; dan PT Timah Tbk (TINS) dengan aksi beli bersih asing sebesar Rp 33,20 miliar.
Selain itu, beberapa saham lainnya juga mencatat pergerakan positif. Namun, ancaman utama terletak pada pertumbuhan bank-bank kompak yang diperdagangkan di pasar tersebut. Perusahaan-perusahaan ini termasuk Bank Danamon (BNDO), Bank Permata (BPNM), dan beberapa perbankan lokal lainnya.
Pergerakan positif dalam pasar saham, terutama dari investor asing dan perbankan, tampaknya telah mempengaruhi penurunan yang signifikan pada IHSG. Meskipun demikian, masih ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tren di pasar saham selanjutnya, termasuk kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi global, dan berbagai faktor lainnya.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** BMRI, BPNM
*Tanggal Source Berita: Kamis, 16 Juli 2026 12:47:14 WIB*