PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM), perusahaan pelayar beroperasi di Indonesia, baru saja melanjutkan rencana penambahan modal dengan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD). Reksomendasinya ini bertujuan untuk menyegarkan dana dan memperkuat struktur modal perseroan. PMTHMETD yang dilakukan oleh HATM mencakup penerbitan 800 juta saham baru, yang menempatkan perseroan pada posisi 9,22% dari total modal yang sudah dipenuhi.
HATM telah disahkan untuk mengambil dana hingga Rp61 miliar dari penawaran ini. Dana tersebut akan digunakan untuk pembiayaan armada kapal dan pembayaran pinjaman bank atau modal kerja setelah persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 Agustus mendatang.
Manajemen HATM menyatakan bahwa aksi korporasi ini tidak akan mengubah kepemilikan saham pengendali perseroan. Namun, dilakukan dilusi atau penurunan sebesar 8,44% dari total pemegang saham lama setelah semua efek baru diterbitkan.
HATM telah merencanakan penambahan modal ini sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko likuiditas perusahaan. Penambahan armada kapal dan alokasi dana ke modal kerja atau pembayaran kewajiban keuangan ini menunjukkan bahwa manajemen berusaha untuk memperkuat fondasi keuangan jangka panjang perseroan.
Penerbitan saham baru yang dilakukan oleh HATM menandakan langkah strategis dalam upaya perusahaan untuk mendukung pertumbuhan operasionalnya. Pihak terafiliasi, PT Multi Sarana Nasional (MSN), telah disiapkan sebagai pembeli siaga efek yang akan diterbitkan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang PMTHMETD dan rencana penambahan modal HATM, pembaca dapat menghubungi keterbukaan informasi perseroan atau menyelami lebih dalam dengan laporan keuangan perseroan yang belum diaudit.
Pengaruh sentimen terhadap Aksi Korporasi ini masih perlu ditentukan, namun, jika diterapkan dengan baik, dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perseroan dan investor.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** HATM
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Kamis, 16 Juli 2026 10:08:24 WIB*