PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), yang dikenal sebagai Hashim Djojohadikusumo, telah mengumumkan berbagai aksi korporasi dan ekspansi strategis demi memperkuat posisi perusahaan di pasar internet rumah atau fixed broadband. Pasar ini merupakan salah satu sektor yang berkembang pesat dalam era digital Indonesia.
WIFI baru saja meluncurkan dua layanan baru, Starlite Super dan Starlite Prime, setelah menghadirkan layanan Internet Rakyat (IRA) seharga Rp100.000 untuk 100 Mbps. Layanan tersebut telah menjadi salah satu pilihan yang diminati oleh masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang berada dalam kategori ekonomi menengah ke bawah.
Selain itu, WIFI juga mencoba memanfaatkan dan mempromosikan layanan Wi-Fi 6 dari vendor terkemuka. Layanan ini memberikan koneksi internet yang lebih cepat dan stabil dibandingkan versi sebelumnya, sehingga dapat meningkatkan pengalaman konsumen. Ini adalah langkah yang bijaksana bagi WIFI untuk tetap relevan dengan tren teknologi masa depan.
Dalam konteks aksi korporasi, WIFI juga telah melakukan beberapa penawaran dan akuisisi. Salah satu contohnya adalah penandatanganan kesepakatan awal untuk membeli sekitar 60% saham PT Laxo Global Akses, perusahaan penyedia layanan Internet Service Provider (ISP) yang berbasis di Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi WIFI untuk merambah pasar ISP dan meningkatkan pengoperasian infrastruktur yang lebih besar.
Dengan penerapan strategi ekspansi seperti ini, WIFI menunjukkan keinginan untuk terus menjadi pemimpin dalam bisnis internet rumah di Indonesia. Layanan-layanan baru dan penawaran aksi korporasi tersebut membuktikan bahwa perusahaan telah siap beradaptasi dengan tantangan pasar yang semakin kompetitif dan dinamis, serta menjaga eksistensinya di tengah persaingan intensif dalam sektor ini.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** WIFI
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Kamis, 16 Juli 2026 11:05:45 WIB*