Dividen Saham Allo Bank Unggul dari Deposito

PT Allo Bank Indonesia Tbk telah mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp286,97 miliar, atau setara dengan 50% dari laba bersih tahun buku 2025. Pembagian ini merupakan bagian penting dalam strategi perusahaan untuk meningkatkan penampungan dana pihak ketiga (DPK). Kondisi tersebut berpotensi menarik investor dengan profil risiko agresif, terutama karena imbal hasil bersih dividen berkisar 4,5 sampai 7,2 persen setelah dipotong pajak dividen sebesar 10 persen. Ini merupakan serangkaian pembagian dividen yang dilakukan oleh Allo Bank pada Juli 2026, setelah dua tahun di mana perusahaan telah menunda pembagian dividen untuk memperbaiki kondisi keuangan dan strategis mereka. Analisis senior dari Mirae Asset Sekuritas menyatakan bahwa potensi perpindahan dana dari deposito ke pasar saham masih tergolong terbatas, meskipun demikian, menunjukkan penyeimbangan kembali portofolio investasi alih-alih penarikan dana besar-besaran. Dengan adanya dividen yang lebih tinggi dibandingkan dengan bunga deposito, Allo Bank dapat menjadi opsi yang menarik bagi investor berisiko tinggi.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** GLVA, DUTI, CGAS
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Jumat, 17 Juli 2026 05:47:00 WIB*