Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
NEW YORK, KOMPAS.com – Miliarder sekaligus Chairman Berkshire Hathaway Warren Buffett mempercepat rencana pembagian sisa warisannya dengan menetapkan seluruh saham Berkshire Hathaway yang masih dimilikinya akan didistribusikan paling lambat pada akhir 2034.
Keputusan tersebut mengubah rencana sebelumnya yang mengatur pembagian saham dilakukan dalam kurun waktu 10 tahun setelah Buffett meninggal dunia.
Langkah ini diambil seiring pertimbangan usia ketiga anaknya yang kini dinilai telah siap mengelola dan menyalurkan kekayaan keluarga untuk kegiatan filantropi.
“Saya mengevaluasi kembali seluruh situasi saya. Ini bukan hanya soal usia atau kematian. Ini juga soal menjaga ketajaman pikiran,” ujar Buffett dalam wawancara dengan CNBC, Rabu (15/7/2026).
Baca juga: Warren Buffett Ungkap 7 Pengeluaran yang Bisa Bikin Kelas Menengah Makin Kaya
Buffett mengatakan, putri sulungnya, Susie Buffett, akan berusia 81 tahun pada akhir 2034. Karena itu, ia memutuskan mempercepat proses distribusi saham agar seluruh aset dapat dikelola saat dirinya masih dapat mengawasi proses tersebut.
Adapun sisa saham milik Buffet di Berkshire Hathaway mencapai sekitar 13 persen dengan nilai 1,06 triliun dollar AS atau sekitar Rp 19.080 triliun (kurs Rp 18.000 per dollar AS).
Selain mempercepat pembagian warisan, Buffett juga mengakhiri tradisi hampir dua dekade menyalurkan donasi tahunan kepada Bill & Melinda Gates Foundation.
Pada tahun ini, investor berusia 95 tahun tersebut menyumbangkan hampir 6 miliar dollar AS dalam bentuk sekitar 12 juta saham Kelas B Berkshire Hathaway kepada empat yayasan yang dipimpin oleh ketiga anaknya, yakni Susan Thompson Buffett Foundation, Sherwood Foundation, Howard G. Buffett Foundation, dan NoVo Foundation.
Sejak 2006, Buffett telah menyumbangkan lebih dari 47 miliar dollar AS dalam bentuk saham Berkshire Hathaway kepada Gates Foundation. Namun, mulai tahun ini seluruh donasi dialihkan kepada yayasan keluarga.
Buffett menjelaskan, keputusan itu bukan dipicu oleh hubungannya dengan Bill Gates, melainkan karena anak-anaknya kini telah cukup matang untuk menjalankan tanggung jawab filantropi keluarga.
“Saya mengatakan kepada ketiga anak saya bahwa kekayaan itu adalah milik mereka, dan menjadi tanggung jawab mereka untuk mengelolanya dengan baik,” kata Buffett.
Dalam wawancara yang sama, Buffett juga menyinggung hubungan Bill Gates dengan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Menurut dia, hubungan tersebut memang merupakan sebuah k… [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Kamis, 16 Juli 2026 05:43:00 WIB*