El Niño, fenomena cuaca yang diproyeksikan menjadi salah satu yang paling kuat dalam beberapa dekade, mendorong kenaikan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO). Analis dari Indo Premier Sekuritas memperkirakan bahwa peningkatan El Niño dapat menambahkan 8 persen pada nilai CPO di tahun-tahun berikutnya. Kondisi ini juga didukung oleh potensi kenaikan harga sawit setelah dampak cuaca El Niño yang lebih kering. Menurut data dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), El Niño mungkin terus mempengaruhi produksi dan stok minyak sawit hingga awal tahun 2027. Namun, persediaan minyak sawit Malaysia meningkat di akhir Juni setelah produksinya melebihi ekspor. Analis dari Indo Premier Sekuritas menekankan bahwa prospek harga CPO untuk tahun-tahun mendatang mungkin akan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, terutama jika El Niño berlanjut atau menjadi lebih kuat dari asumsi awal.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** REMK
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Rabu, 15 Juli 2026 06:50:05 WIB*