Pada Rabu, 15 Juli 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan 51 saham baru ke dalam daftar kategori High Shareholding Concentration (HSC). Pengumuman ini disampaikan setelah BEI memperbarui metodologi penetapan HSC dengan menambahkan indikator baris berupa price impact ratio. Beberapa saham milik konglomerat terkemuka telah masuk ke dalam daftar HSC terbaru, termasuk PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), PT DCI Indonesia Tbk (DCII), dan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET). Dari sektor pertambangan, saham milik konglomerat Low Tuck Kwong, PT Bayan Resources Tbk (BYAN), juga masuk ke dalam daftar HSC. Di sektor perbankan, BEI memasukkan beberapa bank terkemuka termasuk PT Bank Permata Tbk (BNLI), PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN), dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII).
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Rabu, 15 Juli 2026 11:40:01 WIB*