PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) telah mengumumkan rencana untuk melakukan akuisisi perusahaan panas bumi asal Filipina, Energy Development Corp. (EDC). Menurut laporan Bloomberg, nilai penawaran ini mencapai sekitar US$ 5 miliar berdasarkan valuasi ekuitas dan memiliki potensi menjadi salah satu transaksi energi terbarukan terbesar di Asia dalam beberapa tahun terakhir.
Dilansir dari KONTAN.CO.ID, penawaran akuisisi tersebut bersifat indikatif, tidak diminta (unsolicited), dan tidak mengikat (non-binding). Pertanyaan uji tuntas (due diligence) serta penyusunan dokumen transaksi masih menjadi proses yang berlangsung.
Respon pasar terhadap kabar ini cukup positif. Saham First Gen Corp., pemegang saham pengendali EDC, mencatat kenaikan intraday sebesar 33% di Bursa Manila, sebelum akhirnya menutup menguat 18%. Kenaikan tersebut memaksa kapitalisasi pasar First Gen menjadi sekitar US$ 1,2 miliar. Di sisi lain, saham Barito Renewables Energy sempat melonjak hingga sekitar 4% di Bursa Efek Indonesia. Namun, harga saham perusahaan masih terkoreksi lebih dari 60% sepanjang tahun berjalan, dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 26 miliar.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BREN
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Rabu, 15 Juli 2026 15:27:06 WIB*