AI Jadi Mesin Cuan Baru Wall Street, IPO hingga Pinjaman Bank Melesat

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID – Demam investasi kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah peta bisnis Wall Street. Bank-bank investasi kini mulai menikmati hasilnya.

Maraknya IPO, penerbitan saham, hingga pinjaman untuk perusahaan-perusahaan AI membuat bank-bank kebanjiran cuan.

Goldman Sachs, Citigroup, Bank of America, Morgan Stanley, dan JPMorgan Chase menjadi beberapa nama yang paling diuntungkan dari derasnya kebutuhan pendanaan sektor AI.

Baca Juga: Korea Selatan Kejar Status Developed Markets MSCI, Target Rampung 2027 Citi Raup Fee Puluhan Juta Dolar

Mengutip Reuters, Citigroup mengantongi lebih dari US$ 70 juta dari transaksi penjualan American Depositary Receipt (ADR) SK Hynix senilai US$ 26,5 miliar.

EO Citigroup Jane Fraser mengatakan hampir semua pembahasan dengan klien kini mengarah pada AI.

“AI mendominasi banyak percakapan kami,” ujarnya. Fraser menilai investasi di bidang teknologi, pusat data, energi, hingga pertahanan terus meningkat karena kebutuhan pengembangan AI.

Baca Juga: AS Buka Sayembara Rp180 Miliar untuk Tangkap 3 Hacker Rusia OpenAI Mulai Pinjam ke Bank

Reuters melaporkan Bank of America baru saja memberikan fasilitas kredit senilai US$ 520 juta kepada OpenAI. Ini menjadi pinjaman pertama yang diterima perusahaan AI tersebut dari Bank of America.

CEO Bank of America Brian Moynihan mengatakan investasi AI menjadi salah satu faktor yang membuat ekonomi Amerika Serikat tetap bertahan di tengah berbagai tantangan.

“Ekonomi AS terbukti lebih tangguh dari perkiraan, didukung oleh kuatnya konsumsi masyarakat dan investasi yang didorong AI di berbagai sektor,” ujarnya.

Data internal Bank of America menunjukkan bank tersebut telah membantu menghimpun hampir US$ 500 miliar untuk perusahaan-perusahaan AI sejak 2025.

Nilai itu mewakili sekitar 60% dari seluruh pendanaan AI melalui pasar obligasi, leveraged finance, dan pasar saham.

Baca Juga: Ekonomi China Tumbuh 4,3% pada Kuartal II 2025, Lebih Rendah dari Perkiraan Pasar Efek AI Tak Hanya Dirasakan Perusahaan Teknologi

JPMorgan Chase juga melihat permintaan pembiayaan terus meningkat, termasuk untuk pembangunan data center.

Salah satu proyek yang ditangani adalah paket pendanaan sekitar US$ 13 miliar bagi Meta Platforms untuk membangun pusat data di El Paso, Texas.

Chief Financial Officer JPMorgan Jeremy Barnum mengatakan dampak AI bahkan mulai dirasakan oleh perusahaan yang tidak bergerak langsung di sektor teknologi.

“Ketika data center… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Rabu, 15 Juli 2026 09:51:58 WIB*